Home / Siswa Belum Divaksin Belajar Di Rumah

Berita & Artikel - Berita 2022

Siswa Belum Divaksin Belajar Di Rumah

Siswa Belum Divaksin Belajar Di Rumah

Padang--- Setelah ditetapkannya Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan bernomor : 421.1/ 456 /Dikbud/Dikdas.03/2022 tentang pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dalam pencegahan Covid-19. Yang mana siswa yang belum divaksin tidak boleh melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Mereka terpaksa harus belajar di rumah dengan bimbingan orang tua.

Saat pantauan di lapangan, tampak ratusan siswa dan wali murid yang mengantarkan siswa ke sekolah terhenti di gerbang sekolah. Suasana itu tampak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05, 13, 16 Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Selasa (8/2/2022).

Kepala SDN 05 Surau Gadang Yettisma S.Pd menjelaskan, berdasarkan Instruksi Walikota Padang tanggal 07 Februari 2022 menjelaskan PTM diikuti oleh siswa yang telah menerima vaksin. Jika siswa belum menerima vaksin, belajar di rumah di bawah bimbingan orang tua.

“Kita telah memberikan buku kepada siswa. Jika siswa belum divaksin, belajar di rumah di bawah bimbingan dan pengawasan orang tua. Memanfaatkan buku yang telah dipinjamkan oleh sekolah. Sekarang kiat orang tua bagaimana membimbing anak dalam belajar di rumah,” ujarnya.

Yettisma S.Pd menjelaskan juga, pada saat ini siswa SDN 05 Surau Gadang yang telah divaksin sebanyak 100 orang siswa dari 332 orang jumlah siswa.

“Saat ini sebanyak 30 persen siswa yang baru divaksin. Jadi kami mengimbau agar orang tua menyegerakan vaksinasi terhadap anaknya agar dapat mengikuti PTM di sekolah secara penuh,” pungkasnya.

Sementara itu Ridwan (45) salah seorang wali murid yang mengantar siswanya ke sekolah SDN 05 menyesalkan tindakan sekolah yang langsung melarang siswa yang belum divaksin untuk mengikuti PTM di sekolah. Menurutnya, sekolah sebaiknya mensosialisasikan terlebih dahulu kepada orang tua siswa terkait SE tersebut.

“Dengan langsung melarang anak melaksanakan PTM tentu membuat mental anak-anak jadi jatuh. Surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Padang saja baru keluar tadi malam. Seharusnya sekolah mensosialisasikannya dahulu,” sesalnya.

Ridwan menjelaskan kenapa anaknya belum mendapatkan vaksin Covid-19, karena sekolah tidak berani memberikan jaminan keselamatan pasca vaksinasi kepada wali murid."Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kepada anak saya setelah divaksin, apakah sekolah bertanggung jawab,” kata dia. (MC Padang/ Marajo)

Apa perasaan anda terhadap konten ini...?

like

0

dislike

0

angry

0

sad

0