Home / RSUP M Djamil Padang Kembali Aktifkan Ruangan Perawatan Pasien Covid-19

Berita & Artikel - Berita 2021

RSUP M Djamil Padang Kembali Aktifkan Ruangan Perawatan Pasien Covid-19

RSUP M Djamil Padang Kembali Aktifkan Ruangan Perawatan Pasien Covid-19

Padang---Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang kembali mengaktifkan ruangan perawatan untuk pasien Covid-19, untuk kesiapan dalam peningkatan kasus Covid-19 terutama dengan varian Omicron di Sumatera Barat (Sumbar).

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil  Padang, DR. dr. Yusirwan Yusuf, mengatakan, untuk menghadapi skenario akibat lonjakan kasus ini, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 349 tempat tidur pada ruang isolasi Covid-19.  "349 tempat tidur di ruang isolasi bagi pasien Covid-19 sudah kita siapkan, untuk skenario apapun yang akan terjadi akibat lonjakan kasus Covid-19 ini kita sudah siapkan jauh-jauh hari," sebut Yusirwan dalam keterangan persnya, Senin (7/2/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mengantisipasi agar para tenaga kesehatan (Nakes) di RSUP M Djamil, tidak terpapar varian Omicron, dan bisa lebih maksimal melayani pasien nantinya, pihaknya sudah melakukan cek dan pemeriksaan tes PCR bagi semuanya. "Tidak hanya menyiapkan ruangan, kita juga sudah melakukan cek dan tes PCR bagi semua tenaga medis serta pegawai di M Djamil ini, untuk kesiapan tim medis dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19," ujarnya.  

Kemudian kata kata Yusirwan untuk saat ini saja di RSUP M Djamil sendiri merawat sebanyak 14 orang pasien yang terinfeksi Covid-19. “Pada saat ini RSUP M Djamil Padang merawat 14 orang pasien Covid-19. Dari 14 orang pasien tersebut tiga orang berada di ICU dan 11 orang berada di ruangan isolasi,” katanya.

Yusirwan mengungkapkan dari yang terpapar Covid-19 yang propablenya 95 persen merupakan varian Omicron, dan rata-rata pasien tersebut 75 persennya belum mendapatkan Vaksinasi.  "Kita mengimbau agar masyarakat yang belum menerima vaksin, agar menyegerakan melakukan vaksinasi. Karena yang terpapar Omicron, kalau sudah mendapatkan Vaksinasi tidak akan memperburuk kondisinya," sebutnya. 

Untuk memeriksa sampel Varian Omicron, Yusirwan Yusuf menjelaskan hasil sampel pasien yang terbukti positif Covid-19 dikirim ke Jakarta. “Untuk pemeriksaan apakah Omicron atau tidaknya, hasil sampel pasien Covid-19 dikirim ke Jakarta. Melalui Whole Genome Sequencing (WGS) hingga sistem SGTF (S-gene target failure) dapat diketahui varian apa yang menimpa pasien Covid-19 ini,” kata dia.

Yusirwan membeberkan, saat ini penyebaran Covid-19 varian Omicron berasal dari cluster keluarga. "Oleh sebab itu, kalau kita hendak menekan kasus Covid-19 varian Omicron, yang paling utama terus meningkatkan protokol kesehatan (Prokes)," tegasnya.(MC Padang/ Marajo)

Apa perasaan anda terhadap konten ini...?

like

0

dislike

0

angry

0

sad

0