Home / RS Unand Fokus Berubah Status Jadi Tipe B

Berita & Artikel - Berita 2022

RS Unand Fokus Berubah Status Jadi Tipe B

RS Unand Fokus Berubah Status Jadi Tipe B

Padang,  – Rumah Sakit Universitas Andalas sudah mulai membentuk tim feasibility studies sebagai upaya untuk mempercepat perubahan status dari tipe C menjadi tipe B.

Dirut Rumah Sakit Universitas Andalas Dr. dr. Yefri Zulfikar, SpB, SpU mengatakan sejauh ini ia sudah membentuk tim feasibility studies, melakukan studi banding ke Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinggi.

Ditambahkannya, ia juga akan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) menghadirkan internal dan ekternal Universitas Andalas. Untuk internal menghadirkan Pimpinan, Dekan Fakultas Kesehatan yakni Kedokteran, Farmasi, Kedokteran Gigi, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat.

"Sedangkan untuk eksternal akan mengundang Kepala Dinas tingkat I, tingkat II, BPJS Kesehatan dan juga alumni," ungkapnya, Minggu (13/3/2022)

Kedepan ia juga akan menjadikan Rumah Sakit Universitas Andalas menjadi unggulan onkologi (kangker) karena banyaknya spesialis. 

"Terkait radioterapi (penyinaran kangker) kebanyakan pasiennya datang dari  luar Sumbar seperti Jambi, Bengkulu dan Riau,” sambungnya.

dr. Yevri juga menambahkan Rumah Sakit Universitas Andalas tergabung ke dalam Asosiasi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (ARSPTN) yang anggotanya se Indonesia sebanyak 39 Rumah Sakit termasuk Rumah Sakit Gigi dan Mulut.

Saat ini, Rumah Sakit Perguruan Tinggi yang sudah Tipe B baru tiga Rumah Sakit yakni Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar, Rs Universitas Airlangga, dan Rs Universitas Gadjah Mada.

Ia berharap Rumah Sakit Universitas Andalas juga segera berubah status menjadi tipe B, sehingga juga akan berdampak pada kualitas lulusan yang jauh lebih baik tentunya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri mengungkapkan perubahan status  Rumah Sakit menjadi tipe B akan dilakukan sesegera mungkin.

"Kalau dibandingkan dengan Rumah Sakit tipe C yang lain Rumah Sakit Universitas Andalas secara sumber daya lebih banyak begitupun juga dengan kelengkapan peralatan," ujarnya. 

Untuk Sumbar Rumah Sakit yang sudah tipe B diantaranya Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinggi, Rumah Sakit Solok, dan juga Pariaman.

Dikatakannya dalam mendukung peran Rumah Sakit Universitas Andalas akan dibuka akses baru dengan dibangunnya jembatan dari Limau Manis ke Rumah Sakit, sehingga orang akan cepat aksesnya dan lebih cepat tertangani. 

Disamping itu, Rektor Yuliandri mengatakan meskipun Rumah Sakit berdiri didalam kampus Universitas Andalas bukan berarti hanya melayani civitas akademika saja tetapi juga masyakat bisa dilayani, makanya pintu akses dibuka. 

Dewan Pengawas Rumah Sakit Universitas Andalas Prof. Musliar Kasim inginkan Rumah Sakit ini menjadi Landmarknya kampus dan jadi Rumah Sakit terbaik yang ada di Sumbar selain M. Djamil.

"Mari kita bersama-sama untuk berkomitmen memajukan Rumah Sakit ini, jangan cepat berpuas diri masih banyak target-target yang mesti dicapai," ujarnya. 

Diungkapkannya ia akan merasa bahagia melihat majunya Rumah Sakit berbarengan dengan majunya Universitas Andalas bahkan Rumah Sakit menjadi daya tarik kampus kedepannya. (MC Padang/ April)

Apa perasaan anda terhadap konten ini...?

like

0

dislike

0

angry

0

sad

0