Home / Di Padang Pelaku Ekraf Mendapat Pelatihan Pemasaran Secara Daring

Berita & Artikel - Berita 2022

Di Padang Pelaku Ekraf Mendapat Pelatihan Pemasaran Secara Daring

Di Padang Pelaku Ekraf Mendapat Pelatihan Pemasaran Secara Daring

Padang---- Sejumlah pelaku usaha ekonomi kreatif di Kota Padang mendapat pelatihan memasarkan produk secara daring dengan memanfaatkan media sosial, Kamis (17/02/2022)

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Andi Amir menjelaskan, pelatihan ini bertujuan merangsang para pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang untuk dapat bersaing dengan para pelaku usaha lainnya di seluruh dunia.

Menurut Andi, di era digitalisasi seperti saat ini, peran media sosial sudah berkembang menjadi suatu lahan bisnis yang memiliki potensi yang sangat besar. "Media sosial tidak memiliki batasan jarak, siapapun  dapat melihat dan mengakses. Dengan jumlah pengguna media sosial yang mencapai puluhan juta, ini merupakan pangsa pasar yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pelaku ekraf," ujar Andi.

Sementara Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas Yessi Puspita yang bertindak sebagai narasumber menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi kunci dalam memasarkan produk melalui media sosial.

Yang pertama menurut Yessi adalah kontinuitas, yakni kita harus mampu merangsang orang untuk mengenali produk kita dengan menampilkannya secara terus menerus."Suka atau tidak suka, penayangan suatu produk secara terus menerus dan berulang-ulang akan sangat berpengaruh terhadap konsumen," ujarnya 

Selanjutnya adalah suatu produk yang dipasarkan harus memiliki karakteristik (ciri khas sendiri), lalu yang juga harus diperhatikan adalah bahasa dalam memasarkan produk."Kita harus bisa membuat "rayuan digital", yakni memasarkan produk tidak lagi berbentuk iklan baku, namun buatlah iklan kita itu seperti bercerita, sehingga orang-orang yang menontonnya tidaknsadar sebenarnya sedang menonton iklan," tambahnya.

Yessi menambahkan, dalam memasarkan produk jangan hanya terpaku pada satu medsos, karena masing-masing medsos memiliki pangsa pasar tersendiri."Jangan lupa jalin pertemanan sebanyak mungkin, karena pemasaran secara daring tergantung dari jumlah jaringan pertemanan yang kita buat," ujarnya lagi.

Selain memperhatikan mutu produk, waktu penayangan (mengunggah) produk di medsos juga berpengaruh pada penjualan.

Yessi  menjelaskan, waktu untuk mengunggah produk yang baik adalah untuk hari Senin-Jumat antara pukul 7-9 malam, sementara untuk Sabtu/Minggu antara pukul 9-11 pagi dan pukul 5-9 malam.

"Jangan lupa untuk merespon setiap notifikasi yang masuk, karena komunikasi yang baik merupakan kunci dalam pemasaran, serta untuk membangun kepercayaan," pungkasnya. (MC Padang/RA).

Apa perasaan anda terhadap konten ini...?

like

0

dislike

0

angry

0

sad

0