Festival Kuliner Randang Padang, Masak 5,2 Ton Daging

      Dipenghujung Tahun 2011 (31 Desember), Kota Padang menggelar Festival Kuliner Randang yang diikuti oleh 104 Kelurahan se-Kota Padang. Masing-masing Kelurahan akan memasak 50 kg daging. Dengan demikian total daging yang akan dimasak pada Festival Randang Padang 2011 tersebut adalah 5.200 kg  (5.2 ton). Pemko Padang menyediakan hadiah satu unit mobil. Festival Kuliner Randang Padang 2011 merupakan ajang untuk melestarikan nilai budaya tradisional Minangkabau, mempertahankan khasanah aset kuliner serta mensukseskan program cinta produk dan kuliner Indonesia. Hal tersebut dijelaskan Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M.Si didampingi Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, Jumat.       

      “Ranah Minang merupakan daerah yang kaya dengan kuliner dengan berbagai jenis masakan, cita rasa, dan Randang merupakan salah satu dari jenis masakan yang dimiliki Minangkabau tersebut, ujar Fauzi Bahar".

 Pada kesempatan itu, Fauzi Bahar menghimbau kepada pihak perbankan dan BUMN lainnya, serta seluruh pengiat usaha kuliner di Kota Padang untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Festival Kuliner Randang Pandang 2011.

 Festival Randang Padang 2011 diselenggarakan pada Sabtu 31 Desember 2011 di Jl Bagindo Aziz Chan dan Jl. M.Yamin, dan kawasan Lapangan Imam Bonjol Padang.  Juga dihadiri perwakilan Negara Asean/Asia, dan Menteri Kominfo RI Tifatul Sembiring, ujar Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos kepada pers. 

 Sudah saatnya Randang Padang mendapatkan tempat yang istimewa dalam pemetaan warisan budaya bangsa. Karena sejarah, nilai-nilai filosofis dan humanis yang terkandung di dalamnya. Menjadikan Randang Padang sebagai hidangan yang sarat akan nilai budaya intangible (tidak ternilai), sehingga patut dilestarikan.

 Salah satu bukti eksistensi keberadaan masakan rendang Padang yang berasal dari Sumbar adalah dengan dikategorikannya masakan tersebut sebagai satu dari 50 makanan paling enak di dunia menurut hasil survey CNN dalam program world’s delicious foods.

 Sebagai masyarakat Kota Padang tentu saja hal ini menjadikan suatu kebanggaan dan perlu dilestarikan. Sementara dalam rangka menyambut tahun baru 2012, Sabtu malam (31/12) juga digelar berbagi kegiatan atraksi kesenian tradisional lintas budaya/suku, dan pesta kembang api, serta semalam bersepeda dengan start di Lapangan UNP Air Tawar dan finish di Lapangan Imam Bonjol Padang. (rel)

 

 
Advertisement
dualbahasa.gif
counter