| Disiplin, “ Panglima” PNS Pemko Padang |
|
PADANG, Infopublik--Para pegawai di lingkungan Kantor Balaikota Padang, mengikrarkan siap untuk menegakkan disiplin dalam melaksanakan tugas, disiplin kehadiran dan disiplin dalam berpakaian dinas. Apel akbar bersama kali dilaksanakan pada dua lokasi, di Aie Pacah 18 SKPD, di Pimpin langsung Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, M.Si dan di Lapangan Imam Bonjol 11 SKPD, di pimpin Wakil Walikta Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP. Selasa (27/12/2011). Tahun 2012 nanti, tidak ada lagi yang main-main dalam melaksanakan tugas, terlambat masuk kantor dan cepat pulang. Bagi pegawai yang ada kelebihan kerja, dicatat sebagai lembur. Dan yang tidak mengindahkan disiplin pasti diberi sangsi, seperti ditahan gajinya, di undur kenaikan pangkat dan sebagainya. Walikota DR.H. Fauzi Bahar,MSi mengingatkan seluruh PNS, terutama para Pajabat supaya dapat mensosialisasikan berbagai program Pemko, misalnya subuh barakqah, Zakat, beras Genggam dan berpakaian muslim. Di samping itu, Walikota mengajak seluruh warga Kota Padang untuk dapat hadir dan meramaikan, mengunjungi serta mensukseskan,Festival Rendang 5,2 Ton, di jalan Bgd Aziz Chan 31 Desember 2011, hingga malamnya. Selanjutnya Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah sebagai orang beragama, kita telah dilatih untuk berdisiplin dalam hidup, yaitu melalui shalat lima waktu. Dalam melaksanakan disiplin kerja, disiplin diri jangan sampai ditegur dan ditindak terlebih dulu. Tanamkanlah dan laksanakanlah disiplin kerja ini dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi. Budayakan sikap siap selalu yang dilaksanakan Walikota Padang Fauzi Bahar, bukan sekedar ucapan, tetapi mengajak kita supaya untuk siap dalam melaksanakan tugas dan berdisiplin diri. Kepada kalangan Pimpinan SKPD, Wako mengingatkan agar terus melakukan pengawasan serta pembinaan kepada stafnya, karena main perintah itu tidak efepktif lagi dalam pembinaan. Lakukan pengawasan dan pembinaan, sehingga mereka termotivasi untuk melakukan perbaikan untuk maju. Sekitar 15 Ribu pegawai di lingkungan Pemko Padang diharapkan dapat jadi pioner dalam melaksanakan berbagai program pemerintah kota di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai PNS jadi sorotan buruk oleh masyarakat karena perilaklu yang tidak baik, tidak pantas sebagai PNS. Dan PNS sebagai pelayan masyarakat tidak luput dari penilaian masyarakat terhadap tindak tanduk serta prilakunya dalam melaksanakan amanah. Sekarang Pemko padang sedang menggerakkan program beras genggam dengan tujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial masyarakat. Program beras genggam, program kedua setelah program zakat dan harus kita sukseskan. Untuk para PNS dapat sebagai pelopor ditengah masyarakat untuk mensukseskan program beras genggam mulai dari tingkat RT kata Wawako H. Mahyeldi. Pada kesempatan itu juga diingatkan kepadas PNS wanita untuk mencari mudawarah (jilbab) yang seragam, tidak belang seperti yang sekarang.Tahun 2012 nanti PNS yang masih berkeliaran akan ditangkap oleh Satpol PP. Pakaian dinas merupakan landasan kuat dalam menegakkan disiplin. Tidak ada lagi pakaian PNS yang belang. Apel Akbar Bersama di Air Pacah, kehadiran PNS sekitar 95 %, dari 18 SKPD, tercatat 56 orang TK (Tanpa Keterangan), terdiri dari PNS DKK Kota Padang, tidak hadir (TK) Tanpa Keterangan 35 orang dan sisanya 21 orang di 17 SKPD dan di Lapangan Imam Bonjol kehadiran PNS 100 %. (*) Irwandi Rais
|