| Dibangun dengan Konsep Tigo Tungku Sajarang |
|
Wako Padang DR. Fauzi Bahar Tinjau Lokasi Pembangunan Pusat Perkantoran Pemko Padang di Aie Pacah PADANG-Walikota Padang DR. Fauzi bahar, M.Si
didampingi asisten, Kepala Dinas Kominfo
Padang H. Ali Basar, SH, MM, pimpinan
SKPD meninjau lokasi rencana pemindahan Pusat Perkantoran Pemerintah Kota
Padang ke lokasi baru di lokasi eks Terminal Aie Pacah, Kamis, (24/11). Sebagai
tahap awal akan dibangun Kantor Walikota, Kantor DPRD dan Masjid. Peletakan batu pertama
direncanakan akan
dilaksanan pada 2 Desember 2011 oleh Mendagri Gamawan Fauzi.Ketiga bangunan
tersebut berlokasi pada posisi sentral dalam Master
Plan Pusat Perkantoran
Pemerintah Kota Padang sebagai perlambang prinsip tata kelola masyarakat
Sumatera Barat yaitu “Tigo
Tungku Sajarangan” dimana
Walikota sebagai cerdik pandai yang melaksanakan pemerintahan, DPRD mewakili
masyarakat dan Masjid mewakili Ulama bersatu untuk menyelesaikan permasalahan
dan merencanakan serta melaksanakan pembangunan masyarakat.
Di tempat terpisah juga dilakukan
Sosialisasi Hasil Penyusunan D.E.D Pusat Perkantoran Pemerintah Kota Padang di
Hotel Mercure Padang yang diikuti oleh unsur Perguruan Tinggi, Media Massa, Ormas, dan unsur SKPD Pemko Padang. Pada acara tersebut Kepala Bappeda
Kota Padang Hervan Bahar menjelaskan penyusunan perencanan detail (DED) Pusat
Perkantoran Pemerintah Kota Padang, dengan arsitektur bangunan Balaikota dan
Kantor DPRD mencoba mentransformasikan filosifi Minangkabau melalui tampilan
atap dan ornamen bangunan, dengan penempatan masing-masing berada pada sudut
segi tiga yang membentuk desain monumental yang menggambarkan peran penting
gedung sebagai Pusat Pemerintah Kota Padang. Dan yang tak kalah pentingnya,
bangunan itu juga
menggunakan konsep bangunan hijau (green building). “ Tujuan umum dari konsep tersebut
adalah bahwa bangunan hijau dirancang untuk mengurangi dampak keseluruhan dari
lingkungan yang pada kesehatan manusia dan lingkungan alam dengan cara
efisiensi penggunaan energi, air, dan sumber daya lainnya, melindungi kesehatan
penghuni dan meningkatkan produktivitas karyawan, mengurangi limbah, polusi dan
degradasi, yang kedepannya diharapkan dapat menjadi contoh untuk
bangunan-bangunan lainnya yang akan dibangun, khusus bangunan pemerintah”,
tegas Hervan. Rancangan bangunan Pusat
Perkantoran Pemerintah Kota Padang juga dilengkapi dengan Ruang Terbuka Hijau
(RTH), tempat pertemuan dan komunikasi warga dengan eksekutif kota (City Hall),
Kolam Tandon, area jalur akses kendaraan, area plaza, parkir, yang dibagi
menjadi beberapa zona. Dengan berbagai konsep disain yang
berpihak kepada lingkungan dan hemat energy, Pusat Perkantoran Pemerintah Kota
Padang diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan yang berwawasan lingkungan,
sekaligus menjadi pionir pembangunan yang ramah lingkungan. Menurut Kabid Humas Pemko Padang
Richardi Akbar, S. Sos pembangunan Pusat Perkantoran Pemerintah Kota Padang di
Aie Pacah akan menciptakan kawasan pertumbuhan yang baru kearah timur dan
utara, sekaligus mengurangi tekanan dan kepadatan di kawasan pusat kota lama.
Dengan demikian maka akan tercipta keseimbangan pembangunan wilayah,
sebagaimana yang digariskan didalam rencana rencana tata ruang wilayah Kota
Padang. “Total biaya pembangunan ketiga
bangunan tersebut Rp 241.972.000.000, dengan rincian Kantor Walikota
menggunakan biaya sebesar Rp 106.190.000.000, Kantor DPRD Rp. 91.208.000.000,
Masjid Rp. 44.547.000.000. Pembangunan diharapkan dapat selesai dalam tiga
tahun anggaran dengan dana dari APBD” (*) Rel |
|
|
| Home |
| Profil |
| Pemerintahan & DPRD |
| Keuangan, Pembangunan dan Harga |
| Peluang Investasi |
| Pariwisata |
| Hotel & Restoran |
| Sarana & Prasarana |
| Potensi Daerah |
| BukuTamu |
| Kontak |
| AKSI DARURAT PASCA GEMPA |
Kurs
| Jual
| Beli
|
|---|---|---|
USD |
00,00 |
00,00 |
SGD |
00,00 |
00,00 |
JPY |
00 |
00 |
GBP |
00,00 |
00,00 |
EUR |
00,00 |
00,00 |
Updated: 2012-05-22 00:06:09
|
||

cURL error 7:
|
|