| Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar Lantik 42 Pejabat |
|
Jabatan Bukan Hak PNS Untuk memacu kinerja pejabat di lingkungan Pemko Padang, Waliko Padang DR.H.Fauzi Bahar, M.Si melakukan mutasi terhadap pejabat eselon III, 13 orang, eselon IV, 19 orang dan eselon II , 9 orang dan dua memasuki masa pensiun, Drs. Syafrizon Hakim, M.Si staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Drs. H.M.Nur Amin,.MPd, Asisten Ekonnomi, Pembangunan dan Kesra. Pelantikan pejabat baru diadakan di ruang sidang Balai Kota Padang, Sabtu (14/8) pagi. Pada mutasi ini tidak ada pejabat yang non job, semuanya duduk manis kembali. Sementara pejabat eselon II dengan posisinya, Drs. Hasrul Piliang, M.Si mantan calon Bupati Sawahlunto Sijunjung kembali keposisi lama jadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Padang, menggantikan seniornya Drs.H.Zainal Ibrahim yang pindah jadi Staf Ahli Bidang Kemasyaratan dan SDM Kota Padang. Drs. Didi Aryadi,M.Si Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahtreraan Rakyat Sekretaris daerah Kota Padang menggantikan Drs. Nur Amin yang pensiun, Drs. Wedistar,MM Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Drg.H.Iskandar Syah M.Kes Staf Ahli Bidang Ekonomi dan keuangan, H. Zabendri,SH Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi, Ir.Asnel,M.Si Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Drs. Mohd. Zahirian Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan, Drs. H.Edwar Imusman Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan perempuan. Dan Asisten III yang ditinggalkan Drs. Didy Aryadi, M.Si masih kosong. Pada pelantikan itu, Wako Fauzi Bahar selalu mengingatkan kepada pejabatan yang dilantik, bahwa jabatan tersebut bukanlah hak yang harus di miliki pegawai, tapi adalah kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada staf yang dianggap mampu melaksanakan tugas yang diberikana serta mempertanggung jawabkannya. Binalah hubungan baik antara pemimpin dengan staf, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik, karena mutasi tidak semata menyangkut dengan jabatan saja, tetapi mutasi dapat menciptakan keharmonisan dalam suatu organiasi ingat, Fauzi Bahar. Kepada pejabat baru dapat mendorong dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menyukseskan program zakat, karena zakat program strategis dalam menuntasklan kemiskinan di kota ini. Jangan sampai program yang telah kita kita rintis mundur, Untuk itu para pejabat dapat jadi tauladan dalam pelaksanaan program zakat, katanya. Menurut Wako sekarang Pemko Padang terus dihadapi berbagai tantangan yang tidak ringan, Berbagai persoalan yang muncul saling berganti dan tantangan ini harus kita hadapai dengan sikap arif, bijaksana dan cerdas. Keberhasilan kinerja pemerinmtrah sangat ditentukan dari keberhasilan segenap aparatur yang ada, tegas Wako. Persoalan mendasar sedang dihadapi Pemko Padang yaitu, untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pelayanan kemasyarakat harus jadi titik fokus dalam setiap gerak pelaksanaan program pemerintrahan. ( Relis Humas Pemoo Padang). |
|
|
| Home |
| Profil |
| Pemerintahan & DPRD |
| Keuangan, Pembangunan dan Harga |
| Peluang Investasi |
| Pariwisata |
| Hotel & Restoran |
| Sarana & Prasarana |
| Potensi Daerah |
| BukuTamu |
| Kontak |
| AKSI DARURAT PASCA GEMPA |
Kurs
| Jual
| Beli
|
|---|---|---|
USD |
00,00 |
00,00 |
SGD |
00,00 |
00,00 |
JPY |
00 |
00 |
GBP |
00,00 |
00,00 |
EUR |
00,00 |
00,00 |
Updated: 2012-02-07 00:03:36
|
||
