|
Terjawab sudah gonjing- ganjing yang berkembang selama ini, apakah sebuah gedung bernilai Rp29 Miliar bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi diperuntukkan untuk SMAN 1 Padang atau tidak terjawab sudah. Karena Wakil Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Wakil Mendiknas RI) Prof. Fasli Jalal meresmikan pemakaian gedung tersebut untuk SMAN 1 Padang, Sabtu lalu (7/8). Hadir dalam peresmian tersebut Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M.Si, Ketua Komite SMAN 1 Prof. Yunizar Manjang, para Kepala SKPD, dariYayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugionto Kusuma, dari Yayasan Buddha Tzu Chi Internasional Mr. Stephen Huang, Muspida Padang, beberapa anggota DPRD Kota Padang, Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S.Sos, tokoh masyarakat, para tenaga pendidik, siswa dan ratusan masyarakat sekitar sekolah. Sebelumnya peruntukan gedung bantuan Yayasan Buddha Tzu chi ditentang oleh para alumni sekolah tersebut untuk SMAN 1, baik yang berasal di Padang maupun di perantauan. Tetapi akhirnya mereka menerima kenyataan, karena guru, para siswa dan masyarakat merespon positif bantuan ujntuk SMAN 1 tersebut.
Suasana peresmian begitu semarak, apalagi dengan adanya berbagai penampilan kebolehan para siswa menyanyikan lagu-lagu, seperti nyanyi Indo, bahasa isyarat, dunai seribu tangan, cinta kasih dan perhatian serta lagu-lagu daerah lainnya. Sekolah ini terdiri dari 42 lokal, labor, hall/ruang pertemuan, mushalla, ruang guru, pendaratan helicopter di lantai empat, dan fasilitas lainnya. Juga berfungsi sebagai shelter dan mampung menampung 4.000 masyarakat menyelamatkan diri bila datang tsunami. Tahan gempa berkekuatan 9 SR. Wakil Mendiknas Fasli Djalal sangat bangga sekali dengan pembangunan SMAN 1 Padang yang refresentatif tersebut. Dengan dipindahkannya dari lokasi lama di Jalan Sudirman ke kawasan Belanti Lolong Padang Utara, tentu memberikan keuntungan yang cukup signifikan, seperti jauh dari kebisingan kota, suasana belajar lebih baik, nyaman, tenang, karena didukung berbagai fasilitas. Disamping itu sakolah ini semakin berpeluang menjadi Sekolah Bertaraf Internasionsal (SBI). Untuk ia berharap agar sekolah ini dimasa mendatang menjadi sekolah pencetak intelektual di Kota Padang. Bahkan tak tertutup pemimpin besar akan lahir dari sekolah ini, ujar Fasli Djalal bangga. Walikota Padang Fauzi Bahar menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuamn yayasan itu, karena merupakan nilai yang tak terharga besarnya. Untuk itu balaslah dengan melahirkan siswa terbaik dan mampu menjadi pemimpin sukses dimasa mendatang. Tenaga pengajar agar bertugas semakin serius, dan anak didik belajar dengan tekun, pinta Fauzi. Yayasan Buddha Tzu Chi adalah sebuah kemanusiaan yang berdiri tahun 1966, berpusat di Hualien Taiwan, saat ini sudah berada di 52 negara dan telah tercatat sebagai Internasional NGO di PBB. Mereka punya misi amal social, kesehatan, pendidikan dan budaya humanis., Juga menjalankan empat misi turunan, yaitu bantuan Internasional, donor sum-sum tulang belakang, sukarelawan komunitas dan misi pelestarian alam. Tzu Chi memegang teguh prinsip tidak membedaklan agama, ras, suku dan etnis. (rel) |