|
 M. NUR AMIN Asisten II. Drs. M. Nur Amin, MPd, membuka Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Padang di Palanta Kediaman Walikota Kamis ( 29/7 ) Setiap hari tidak terhitung anak-anak di dunia yang terpapar pada bahaya yang mengancam setiap saat dan dapat menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak serperti tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan hidup anak, baik lingkunghan keluarga, tempat bermain, ditengah masyarakat. Lebih parah lagi di lingkungan peperangan, eksplaitasi seks, ekspolaitasi tenaga kerja dan kurangnya perhatian terhadap perlindungan dan hak anak serta kecacatan pada anak, kata Asisten II.Drs. M. Nur Amin..
Tiap hari anak-anak di dunia yang meninggal dunia sebanyak 40,000 akibat menderita penyakit, kekurangan gizi, infeksi HIV/AIDS, kekurangan sarana air bersih dan sanitasi lingkungan yang buruk dan penyalahgunaan 90 persesn anak laki-laki dan perempuan dibawah usia 18 tahun yang terlibat dinia pelacuran di 12 kota besdar di dunia, kata Wako.Belum lagi mereka yang jutaan lagi terlibat dengan obat-obat terlarang, jutaasn lagi menderita akibat kemiskinan,kelaparan, kirisis ekonomi tuna wisma, buta huruf. Sementara pemerkosaan anak yang dilakukan pelaku pendidik yan sama sekali tidak memahami ajaran agama,etika dan nilai-nilai luhur pendidikan, sehingga anak-anak yang seharusnya dilindungi, dirawat,malah diperkosa tanpa rasa kemanusiaan, katanya. Menurut Wako, penyebab banyaknya anak-anak jadi korban brutal itu juga akibat rangsangan tehadap anak yang telalu dini yang mengakibatkan terbentuknya manusia-manusia yang sulit menerima pendapat orang lain, mudah komflik. Tujuan dari peringatan hari anak, untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta bersama permerintah dalam menyelanggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak secara holistic – integrative dan berkesinambungan, kata Ketua pelaksana kegiatan, Dra,HJ.Muitiawati Fauzi Bahar.
Meningkatkan kesadaran pemerintah, masyarakat orang tua anak, dan segenap komponen bangsa supaya memenuhi hak-hak anak, menjada serta mengawasi anak dari bebagai ancaman dan penyiksaan dari bebagai peerlakuan secara sadis yang dilakukan baik perorangan maupun kelompk masyarakat atau secara terkoordinir. Anak-anak harus dilindungan dari bahaya obat-obat telarang ,perdagangan anak dan pornografi. Pemko Padang beserta seluruh lapisan teerkait mendukung hak-hak anak dan melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraaan anak, kata Mutiawati. Untuk mendorong agar para instansi/dinas terkait, camat,lurah serta seluruh lapisan masyarakat berperan serta dalam membangun kepedulian terhadap anak. (Relis Pemko Padang).
|