|
“LIMA AGENDA PENTING AKAN DISUKSESKAN PEMKO PADANG”  ZAINAL IBRAHIM Ada lima agenda penting yang harus disukseskan oleh Pemko Padang dalam rangka menyambut serta memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 65 tahun ini, yaitu : menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H tepatnya tanggal 11 Agustus 2010, Lomba Perahu Naga tanggal 29 Juli sampai 1 Agustus 2010 berkelas internasional di Banjir Kanal Padang Baru, manyambut HUT Kota Padang ke 341 tanggal 7 Agustus, dan sekaligus acara peresmian gedung baru SMA 1 Padang yang dibangun Budi Suci di Balanti Kecamatan Padang Utara, dan peringatan HUT Kemerdekaan RI itu sendiri tanggal 17 Agustus. Untuk kelancaran pelaksanaan ke lima agenda penting itu tidak lepas dari persatuan dan kesatuan serta rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara Pemerintah Kota dengan masyarakat, kata Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Drs. H. Zainal Ibrahim diruang kerjanya, Jum’at (23/7), dalam menyikapi lima agenda penting yang harus disukseskan Pemko Padang.
Kelima kegiatan yang waktunya telah semakin mendesak itu pada umumnya merupakan suatu agenda kegiatan Pemko Padang setiap tahun, kecuali peresmian gedung baru SMA 1 di Belanti. Sementara HUT Kota Padang, HUT RI, penyambutan bulan Suci Ramadhan dan Lomba Perahu Naga, boleh dikatakan tidak lagi hal yang baru, tetapi kegiatan ini tidak bisa dianggap remeh saja, karena membutuhkan kekompakan dan kerjasama yang terpadu melalui koordinasi dari semua instansi yang terkait sebagai penanggung jawab dalam kegiatan tersebut , ujar mantan Staf Ahli Walikota itu. Misalnya dibidang lomba olah raga, bagi instansi yang terkait dengan lomba itu telah punya pengalaman yang baik dibidang lomba dengan dibantu oleh masyarakat, generasi muda dan pegawai Pemko Padang yang terlibat dalam kepanitiaan kegiatan ikut dan bertanggung jawab untuk mensukseskannya. Semua kegiatan itu tidak bisa kita serahkan saja kepada Pemerintah, namun membutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik serta saling isi mengisi antara Pemko Padang bersama warga kota. Selama ini kerja sama yang baik ini sudah terbina, namun tetap kita tingkatkan. Keberhasilan pembangunan kota ini tidak lepas dari swadaya, dan partisipasi masyarakat baik secara moril maupun maupun materil, diantaranya kesuksesan seperti pelaksanaan Manunggal Sakato di Kota Padang yang didukung oleh partisipasi masyarakat yang berlipat ganda ujar Zainal Ibrahim Sedangkan yang menyangkut dengan penyambutan bulan suci Ramadhan, sebagaimana biasa aparatur pemerintah akan mengunjungi masyarakat melalui rumah rumah ibadah dalam memperkokoh silaturrahmi, disamping peningkatan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dimana Walikota Padang, Wakil Walikota Padang, Ketua DPRD Kota Padang dan anggota Muspida Kota Padang yang didampingi oleh Kepala SKPD akan turun ke lapangan dengan Tim. Dalam penyambutan bulan suci Ramadhan bagi orang muslim harus mempersiapkan diri lahir dan bathin dengan niat yang tulus dan ikhlas kepada Allah SWT untuk melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh, dengan mengharapkan ridho dari Allah WST. “ Bagi kita PNS ini dapat menjadi tauladan yang baik oleh masyarakat dalam melaksanakan dan mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan, perbuatan, perkataan (tindak tanduk) yang jadi amal ibadah, bukan sebaliknya tindak tanduk yang bertentangan dengan pengamalan Ramadhan, seperti pegawai tetangkap Satpol PP sedang makan/minum di warung di siang ramadhan, perbuatan yang tidak terpuji yang dibenci Allah sering terjadi ketika Ramadhan, ingat Zainal Ibrahim. Walikota Padang Fauzi Bahar telah mengingatkan kepada kita PNS supaya membantu masyarakat, pengurus Mesjid/mushalla terutama untuk menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadahan, dalam rangka pembinaan moral dan akhlak generasi muda menjadi akhlak yang mulia, dengan harapan anak-anak muda ke depan terhindar dari narkoba dan barang-barang haram lainnya, yang menghancurkan masa depan mereka lanjut Zainal Ibrahim. Selama Ramadhan nanti bagi kita yang PNS ini jangan sampai menurunkan disiplin kerja, menurunkan semangat kerja dengan alasan puasa. Puasa mendidik kita menjadi manusia berkinerja yang tinggi dan berdisiplin tinggi, bukan sebaliknya. Orang yang beriman dan memiliki disiplin diri yang tinggi itulah yang bisa melaksanakan puasa sesuai dengan tuntutan agama. Orang yang tidak memiliki disiplin diri, apa lagi tidak beriman jangan diharap untuk bisa melaksanakan ibadah puasa, ingat Drs. Zainal Ibrahim.
|