| FEABILITY STUDY SELESAI Terowongan Pegambiran Dibangun Awal 2011 |
|
Setelah hampir satu tahun berjalan, akhirnya Feasbility Study (studi Kelayakan) rencana Pembangunan Mega Proyek Terowongan Pegambiran-Timbalun Bungus dan Reklamasi Pelabuhan Teluk Bayur tuntas. Hasilnya, rencana pembangunan terowongan tersebut sangat pantas dan patut segera dilaksanakan untuk mendukung perputaran ekonomi di Kota Padang, dan Sumbar umumnya. Hasil Feability Study (FS) tersebut diserahkan oleh investor dari Belanda yakni President Director PT Amagedon, Eddie Pieters kepada Walikota Padang, DR. Fauzi BAhar, MSi dikediamannya, Jalan A. Yani Padang, kemarin (15/7) sore.
Pada kesempatan tersebut, Eddie menegaskan optimis 1000% pembangunan mega proyek tersebut terwujud. Bahkan, ditegaskannya paling lambat awal tahun nanti pekerjaan sudah dimulai. “Kita sudah mendapat nomor proyek dari BKPM pusat. Sekarang tinggal proses Amdal sekitar 100 hari atau 3 bulan ke depan seiring proses perizinan,” ujar Eddie Pieters dihadapan Walikota Fauzi BAhar yang didampingi para pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Padang. Menurutnya, sesuai rencana FS tersebut terlaksana sekitar 9 bulan, atau sekitar 3 bulan yang lalu sudah selesai oleh tim FS yang dilibatkan investor tersebut. Namun sebelum oke disampaikan ke Pemko Padang, pihaknya mereview kembali dengan melibatkan tim independen di Belanda untuk memastikan hasil FS tersebut memang sesuai dan dengan kenyataannya. “Kepastian pembangunan terowongan ini yaitu hasil FS ini. Hasilnya yaitu sangat pantas terowongan dibangun. Makanya, kita sangat optimis karena FS ini dikerjakan oleh perusahaan besar yang hasil kerjanya ini dapat dipertanggungjawabkan dan berlaku internasional,” tambahnya. Dengan selesainya hasil FS tersebut, Eddie Pieters bersama jajaranya segera ke Belanda akhir bulan ini untuk mengkoordinasikan dengan tim ahlinya di Belanda untuk teknis pekerjaan. “Makanya, paling lambat akhir tahun ini atau awal tahun depan pekerjaan sudah bisa kita mulai,” tambahnya lagi. Sementara itu, Walikota Fauzi Bahar juga optimis dengan hasil FS yang diserahkan oleh investor tersebut. “Kita yakin mega proyek ini terwujud. Investor ini serius yang dibuktikan selesainya FS yang menghabiskan dana Rp 1 miliar lebih ini. Untuk itu, kita mengharapkan dukungan semua pihak bersama-sama menyukseskan mega proyek ini. Terowongan dan reklamasi pelabuhan ini untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dan industry di Sumbar,” katanya. Menurut Fauzi, bahkan pekerjaan sudah mendesak segera dimulai mengingat hasil bumi dan produk industry pertanian dan perkebunan di Sumbar mulai produksi besar-besaran tahun 2013 nanti. “Kita harus persiapkan dari sekarang. Sebab, bisa kita bayangkan hasil sawit dari PAsaman, Solok dan Pesisir Selatan. PT Semen Padang yang menambah satu pabrik lagi serta kebutuhan batu bara PLTU Teluk Sirih yang sedang dibangun sekarang. Makanya, kita harus sigap menangkap peluang ini untuk memajukan Kota Padang. Sebab, pelabuhan adalah modal utama memajukan ekonomi sebuah kota,” terangnya. Di samping itu, lanjut Fauzi, pihaknya optimis seiring Negara Irak dan beberapa Negara di timur tengah sedang giat-giatnya membangun. Para investor dari Eropa banyak mendapat proyek di Negara timur tengah tersebut, sehingga membutuhkan sekian ribu tiang pancang. “Inilah salah satu alasan memacu keinginan investor ini segera mewujudkan mega proyek ini. Sebab, di samping pelebaran pelabuhan banyak investor yang berminat membangun industry tiang pancang dan pabrik baja,” tambahnya lagi. Pembangunan terowongan sepanjang 6 km dengan biaya Rp9 triliun itu dijadwalkan selesai tiga tahun kedepan. Ditargetkan 2014 nanti sudah bisa beroperasi penuh. Begitu juga pelebaran pelabuhan Teluk Bayur yang mencapai tambahan luas 60-90 hektar. *** |
|
|
| Home |
| Profil |
| Pemerintahan & DPRD |
| Keuangan, Pembangunan dan Harga |
| Peluang Investasi |
| Pariwisata |
| Hotel & Restoran |
| Sarana & Prasarana |
| Potensi Daerah |
| BukuTamu |
| Kontak |
| AKSI DARURAT PASCA GEMPA |
Kurs
| Jual
| Beli
|
|---|---|---|
USD |
00,00 |
00,00 |
SGD |
00,00 |
00,00 |
JPY |
00 |
00 |
GBP |
00,00 |
00,00 |
EUR |
00,00 |
00,00 |
Updated: 2012-02-07 00:03:36
|
||
