Selamat Datang

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
Advertisement
NAIK KERETA API TUT TUT TUT

 Padang - Pariaman 4 Kali Sehari, Tiket  Murah

Sarana transportasi  Kereta api ini  juga dipopulerkan dengan lagu berjudul ” Naik Kereta Api”, Naik kereta api tut tut tut, Siapa hendak turut. Ke Bandung Surabaya. Bolehlah naik dengan percuma. Ayo temanku lekas naik. Keretaku tak berhenti lama. Cepat keretaku jalan tut tut tut. Banyak penumpang turut. Keretaku sudah penat. Karena beban terlalu berat. Di sinilah ada stasiun. Penumpang semua turun. Kini  PT Kereta Api (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat meningkatkan trayeknya.  Kereta api angkutan penumpang dan barang jurusan Kota  Padang ke Kota Pariaman  menjadi empat kali dalam  sehari sejak 1 Juli 2010.  Kepala Humas PT Kereta Api (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Syafrial Romeo mengatakan, peningkatan trayek dilakukan karena permintaan masyarakat, terutama pedagang dan pegawai. ”Sebelumnya layanan kami dua kali sehari, baik dari Padang maupun dari Pariaman. Sekarang dijadikan dua kali lipat, ini karena semakin banyak penumpang yang menginginkan transportasi murah,” kata Romeo, Jumat (2/7/2010). Selama musim libur sekolah tahun ini penumpang kereta api jurusan Padang – Padang Pariaman mengalami peningkatkan 40 persen dari hari biasa. Kepala Stasiun kereta api Tabing Padang AFRIZAL menyebutkan, ini jika  dibandingkan libur sekolah tahun 2009 lalu, pada liburan sekolah tahun 2010,  intensitas penumpang kereta api jurusan Padang-Pariaman lebih meningkat. Meningkatnya jumlah penumpang tersebut karena giatnya sosialisasi yang dilakukan pihak kereta api dan murahnya harga tiket yang dijual kepada masyarakat.

AFRIZAL menjelaskan, operasional kereta api pada Jalur Padang_Pariaman dan Pariaman_Padang setiap harinya 4 kali pulang pergi, sedangkan harga tiket pada hari biasa senin hingga jumat kelas ekonomi hanya 2500 rupiah, eksekutif 10.000 rupiah, pada hari libur nasional, sabtu dan minggu harga tiket ekonomi 5000 rupiah, dan eksekutif 20.000 rupiah. Kepala Humas PT Kereta Api (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Syafrial Romeo menyebutkan, peningkatan trayek dilakukan karena permintaan masyarakat, terutama pedagang dan pegawai. ”Sebelumnya melayani dua kali sehari, baik dari Padang maupun dari Pariaman. Kini telah ditambah menjadi empat kali sehari. Ini  banyak penumpang yang menginginkan transportasi murah.”

Lalu jika dibanding kan dengan tarif bus biasa dari Kota Padang ke Pariaman dan sebaliknya Rp6.000 atau bus patas Rp10.000, tarif Kereta Api  jauh lebih murah, hanya Rp2.500. Tarif kereta api  bisa lebih murah karena disubsidi pemerintah untuk layanan transportasi masyarakat. Pemerintah mensubsidi sekitar Rp3.000 per penumpang sesuai okupasi.

Menurut Romeo jika tidak disubsidi, tarif kereta api Padang-Pariaman bisa Rp5.500 perorang sekali jalan. ”Karena murah pegawai yang tinggal di Padang tapi bekerja di Pariaman atau sebaliknya, kini  mulai beralih naik Kereta Api, begitu juga pedagang yang membawa dagangannya ke Padang, yang  sebagian besar naik dan turun di Stasiun Tabing Padang,” ujarnya. Satu trip kereta api dengan 5 gerbong memiliki kapasitas 200 hingga 300 penumpang. Saat ini okupasi penumpang 50 hingga 60 persen per trip.

 

Jadwal baru kereta api.

DARI KOTA PADANG KE PARIAMAN

 

 KA 1 berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 09.10 WIB.

KA 2 berangkat pukul 08.40 WIB tiba 10.50 WIB.

KA 3 berangkat pukul 13.30 WIB tiba 15.40 WIB.

KA 4 berangkat pukul 16.20 WIB tiba pukul 18.30 WIB.

 

Stasiun Pariaman ke Stasiun Simpang Haru Padang.

 

KA 1 berangkat pukul 06.10 WIB dan tiba 08.20 WIB.

KA 2 berangkat 08.50 WIB tiba 11.00 WIB.

KA 3 berangkat 13.40 WIB tiba 15.50 WIB.

KA 4 berangkat 16.30 WIB tiba 18.40 WIB.

Kereta api  berpapasan di Stasiun Lubuk Alung. Lama perjalanan 2 jam 10 menit karena kecepatan hanya 30 sampai 40 km per jam.Romeo mengatakan  200 hingga 300 perlintasan liar yang dilewati  Kereta api yang berbahaya bagi keselamatan masyarakat.**

Irwandi Rais/ Ir. SM. Abadi.MM

 

 

 
Advertisement

Jajak Pendapat

Setujukah anda pusat pemerintahan Kota Padang dipindahkan ke Air Pacah ?
 

Galeri Foto


Air terjun 3 tingkat


S.M. Abadi, MM.
Kepala Seksi Pemberdayaan Telematika Dinas kominfo Kota Padang

Lapangan Golf Ulu Gadut
Temporary description, please change...

Bangunan
Bangunan tua penginggalan Belanda (2)

Bangunan
Hotel bumi minang sebelum gempa

RSS Nasional

Syndicate

dualbahasa.gif

Counter

Pengunjung: 9249574

IDR Exchange

Kurs
Jual
Beli
USD
00,00
00,00
SGD
00,00
00,00
JPY
00
00
GBP
00,00
00,00
EUR
00,00
00,00
Updated: 2012-02-07 00:03:36

ShoutBox

simduk.gif

User Online

Saat ini terdapat 24 pengunjung online
 
counter