|
 FAUZI BAHAR Deputy Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Fachri Beck menjamin dana sekitar Rp 64,5 miliar sudah tersedia untuk pembangunan kembali Pasar Inpres 1- 4 di Padang yang ambruk akibat gempa tahun lalu. Untuk itu DPRD Padang jangan lagi mempersoalkan atau meragukan, bahkan mempolitisir masalah bantuan gempa ini. “Saya heran kenapa DPRD Kota Padang tidak percaya. Padahal saya sudah jelaskan berkali-kali kepada Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M.Si, Wakil Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah dan Ketua DPRD Kota Padang. Kenapa DPRD meragukan lagi. Saya ini kan pejabat Negara juga,” kata Fachri Beck Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, saat dihubungi melalui telepon selularnya Pers dan Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, Selasa kemarin. Menyangkut bukti tertulis yang ditanya oleh Ketua DPRD Kota Padang, hal itu jelas ada dan kami akan perlihatkan nanti. Untuk itu marilah kita saling percaya membangun negeri ini, apalagi Kota Padang yang sudah hancur akibat gempa besar berkekuatan 7,9 SR tahun 2009 lalu.
Bahkan kata Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos menjelaskan, bahwa Wawako Padang H. Mahyeldi Ansharullah, juga sudah menjelaskan hal ini sebelumnya kepada Pers, menjawab tentang gonjing ganjing jadi tidaknya pengucuran dana dari pemerintah pusat kepada Pemko Padang untuk membangun kembali Pasar Raya Padang yang runtuh. Kepala DPKA Ir. Hj. Cori Saidan, M. Si dan Kepala Bappeda Kota Padang Ir. H. Hervan Bahar, MM juga menemui langsung pimpinan Bappenas dan BNPB di Jakarta, untuk memastikan hal itu minggu lalu., kata Richard. Dalam pertemuan tersebut pihak BNPB melalui Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Penanggulangan Bencana Bachri Beck juga memastikan bahwa dana sebesar Rp64,5 Miliar untuk pembangunan kembali Pasar Inpres di Pasar Raya Padang yang runtuh karena gempa sudah termasuk dalam dana bantuan untuk Provinsi Sumbar sebesar Rp478 Miliar, tegas Kepala Bappeda Padang Hervan Bahar, yang disampaikan Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos. Jadi kalau sebelumnya Gubernur Sumbar Marlis Rahman dan Kepala BPBD Provinsi Sumbar Harmensyah mengatakan dana sebesar Rp478 Miliar dari pusat itu hanya diperuntukkan untuk pembangunan perkantoran, mesjid raya dan Rumah sakit M. Jamil Padang, Ternyata juga didalamnya termasuk untuk pembangunan Pasar Inpres di Pasar Raya Padang tahap pertama, mesjid-mesjid lainnya di Sumbar, Unand, IAIN Imam Bonjol Padang dan pembenahan berbagai infrastruktur, seperti jalan, jembatan dan yang lainnya, ujar Kabid Humas Richard. Untuk tahap- tahap berikutnya pemerintah pusat juga akan membantu pembangunan Pasar Inpres secara berkesinambungan, baik tahun 2011 dan tahun tahun-tahun berikutnya sampai tuntas. Hal itu sesuai yang diungkapkan oleh Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Penanggulangan Bencana BNPB Bachri Beck. Bahkan awal Rabu ini (7/7) ia akan datang ke Padang menjelaskan hal ini, dalam rangka peresmian pameran bencana alam di Kantor Gubernur Sumbar. Apa yang ditegaskan oleh pihak BNPB nasional merupakan khabar gembira dan patut disambut dengan rasa penuh suka cita. Karena terlihat jelas ada titik maju untuk membangun kembali Pasar Inpres yang sudah hancur akibat gempa tahun lalu. Untuk itu dana pendamping sebesar Rp59 Miliar (dari APBD Kota Padang Tahun 2010) yang masih dipolemikkan di DPRD Kota Padang mudah-mudahan akan mencair dan semakin jelas, dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Pasar Inpres 1 – 4 tahap pertama. Apalagi sebagaimana yang sudah ditegaskan oleh Sekda Padang Ir. H.Emzalmi, M. Si, bahwa dana sebesar Rp59 Miliar tersebut sudah disetujui dalam Perda No. 1 Tahun 2010 tentang APBD Tahun 2010. Bahkan untuk proses tender pembangunan pasar Inpres tersebut tetap dilanjutkan. Bahkan dengan adanya penegasan dari pihak BNPB Pusat Pemko Padang tetap berkomitmen melanjutkan apa yang sudah direncanakan. Apalagi pasar adalah menyangkut kepentingan orang banyak. Dan wajar Pemko bersikap tegas dalam hal ini, ujar Kabid Humas Richard. Untuk itu berbagai elemen masyarakat diharapkan turut mendukung langkah maju yang dilakukan Pemko Padang. Karena ini menyangkut kesejahteraan dan masa depan masyarakat yang lebih baik. (Rel) |