Selamat Datang

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
Advertisement
Kota Padang Kembali Mendapat Penghargaan Lingkungan Hidup

Diterima Walikota Padang Fauzi Bahar di Jakarta: 
   

Image
FAUZI BAHAR
Pemko Padang kembali meraih penghargaan dari pemerintah nasional. Kemarin (8/6), penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Gusti Moh. Hatta kepada Walikota Padang Drs. H, Fauzi Bahar, M. Si, di Hotel Borobudur Jakarta, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se Dunia.
 Di Tingkat Pusat yang diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan dilaksanakanl 8 Juni 2010, dimulai dari hotel lumire berupa penyerahan Adiwiyata, dan hotel borobudur penyerahan SLHD serta di Istana negara penyerahan Adipura.  Walikota Padang Fauzi Bahar yang juga Candidat Doktor pada program pasca sarjana di UNP Padang didampingi Kepala Bapedalda, Kepala Diknas dan Kepala sekolah terkait juha hadir pada penyerahaan anugerah dan piagam untuk sekolah berbudaya dan peduli lingkungan (Adiwiyata) dan piagam untuk pelaporan  SLHD Tingkat Kabupaten Kota se Indonesia.

Walikota Padang Fauzi Bahar sebagaimana yang disampaikan Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, kemarin, sangat gembira menerima penghargaan tersebut. Ini merupakan prestasi seluruh jajaran pendidikan, wali murid dan berbagai lapisan masyarakat. Untuk itu kita jadikan penghargaan tersebut untuk berbuat lebih baik lagi dimasa mendatang.  Penghargaan bukan akhir dari kegiatan, tetapi bagaimana dimasa mendatang prestasi tersebut semakin berkembang ke semua sekolah yang ada di Padang, tegas Fauzi Bahar.
Program adiwiyata
          Program ini sudah merupakan kegiatan  rutin bagi Kota Padang sejak ditetapkan tahun 2007.  Semua kabupaten/kota dapat mengikuti program ini, kalau sebelumnya tahun 2005 s/d 2006 sebagai lokasi percontohan hanya berlaku untuk sekolah di Pulau Jawa. Pertama kali kota Padang mengikuti program ini tahun 2007,  dan berhasil mendapat predikat Calon sekolah Adiwiyata  untuk SMP 24 Padang yang merupakan satu satunya SMP di pulau Sumatera yang mendapat predikat calon sekolah Adiwiyata, dan sisanya predikat ini berada di pulau Jawa dan  predikat ini berjalan selama 3 tahun ( Calon sekolah Adiwiyata (1) tahun dan Sekolah Adiwiyata (2) tahun), dan karena sekolah ini telah dapat meningkatkan prestasi yang diperolehnya selama satu tahun 2009-2010  maka tahun 2010 SMP 24 setelah dinilai oleh TIM KNLH Pusat  dari TIM KLNH dilakukan verifikasi ke lokasi sekolah, melalui perjuangan dari semua warga SMP 24, hasilnya SMP 24 dapat meraih peredikat sekolah ADIWIYATA Mandiri, bersama 25 sekolah lainnya di Indonesia
 
Sebelumnya tahun 2009, Kota Padang berhasil dengan SD 07 Kp Pinang  kec. Bungus Teluk Kabung sebagai sekolah Calon Adiwiyata tingkat SD se Indonesia bersama 30 SD lainnya di Indonesia dan merupakan satu satunya dari Sumatera  untuk tingkat Pulau Sumatera, pada tahun ini sekolah tersebut tidak dapat berperan serta karena sekolah rusak parah setelah pasca gempa pada September 2009 yang lalu . Tahun 2010 Kota Padang kembali mendapatkan 2 sekolah calon Adiwiyata yaitu SD 13 Batu Gadang Kec, Lubuk Kilangan dan SD 10 Sungai Sapih Kecamatan Kuranji, mendapat nilai dari 20  sekolah di Indonesia hasil pengumuman penerima penghargaan Adiwiyata oleh KNLH Pusat tanggal 7 Juni 2010 di Hotel Lumire Senen Jakarta, sebagai sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dan  akan dapat siap untuk menjadi sekolah adiwiyata tahun depan, sementara untuk SMP 24 Padang sebagai sekolah mandiri penghargaan diterima di Istana Negara pada tanggal 8 Juni 2010.
 
Pesan dari Deputi VI  Bidang Edukasi dan Komunikasi  dalam arahannya bahwa Program Adiwiyata  adalah Program Lingkungan Hidup yang terstruktur dan terukur dan mencari simpul simpul disemua daerah, agar dapat terselenggaranya pembelajaran lingkungan hidup  dengan baik.
STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH (SLHD) KOTA PADANG
          Penyusunan Status lingkungan Hidup (SLHD) , mulai dinilai oleh KNLH Pusat pada tahun 2006 dan kepada Kota/kabupaten yang terbaik diundang ke Jakarta untuk menerima piagam dari Menteri NLH Pusat. Kota Padang cukup berbangga diri  mulai tahun 2006 - 2009 ini telah berhasil sebagai Kota terbaik dalam penyusunan SLHD ini di Tingkat Nasional, dengan perubahan evaluasi dari  pedoman Juknis penulisan dan blanko data yang diperlukan mengalami 3 kali perubahan sebagai berikut:
1. Tahun 2005 s/d  2006
Belum ada panduan yang terinci tergantung kepada data yang ada di daerah kota /kabupaten yang dibagi dalam 3 kelompok data : 1. Sumber daya Alam, 2. Sumber Daya Buatan, 3.Sumber Daya Manusia
2. Tahun 2007,
     Panduan data sudah ada pengelompokannya dibagi dalam 6 kelompok sebagai berikut “ 1. Air, 2. Udara,3. Lahan dan Hutan,4 Keaneka ragaman hayati, 5 Pesisir dan Laut, dan 6. Data tambahan
3. Tahun 2008,
    Penampilan untuk kumpulan data ditambah 2 lagi data  data tahun 2008 sebagai berikut : 1. lingkungan Perumahan, 2. Kelembagaan
4. Tahun 2009 
    Mengalami evaluasi total dari 4 tahun sebelumnya terutama terhadap tabel: 1. Kondisi Lingkungan, Tekanan terhadap Lingkungan dan Upaya pengelolaan Lingkungan. Disamping hal ini dilengkapi dengan daftar grafik daftar foto dan lain-lain
 
Dan hasil tahun 2009 ini disampaikan pada tahun 2010, dan tahun ini juga penyerahan hadiahnya  juga menggunakan sistem yang berbeda, Tahun ini Kota Padang  sebagai terbaik dari kabupaten/Kota lainnya di Indonesia, dan jumlah kota /Kabupaten yang diberikan juga berkurang, karena penyeleksiannya semakin diperketat, masing-masing Propinsi diperbolehkan mengirim calon 3 kabupaten/Kota yang terseleksi di tingkat Provinsi dan PPLH regional, selanjutnya di tingkat KNLH pusat serta hasilnya diumumkan pada  Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Jakarta. (Rel)
 
 
Program Adipura
 
Kota Padang sebagai peraih Adipura berturut selama 17 kali, pada tahun ini tidak dievaluasi oleh Kementrian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) berhubung pada saat peniliaian Padang mengalami gempa dahsah 7,9 R dan  dihanya ditinjau apakah kota ini pada tahun berikutnya siap untuk dinilai pada tahun 2011, oleh sebab itu pada tahun ini Padang tidak temasuk kepada beberapa ketegori apakah kota terbersih atau kota terkotor di Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Presiden SBY  di istana negara pada tanggal 8 juni 2010 di dalam sambutan beliau.
 

 
Advertisement

Jajak Pendapat

Setujukah anda pusat pemerintahan Kota Padang dipindahkan ke Air Pacah ?
 

Galeri Foto


Lapangan Golf Ulu Gadut
Temporary description, please change...

Pantai Air Manis
Pantai air manis yang juga terdapat objek wisata malin kundang

Pantai Nirwana


Pantai Bungus


Bangunan
Bangunan tua penginggalan Belanda (2)

RSS Nasional

Syndicate

dualbahasa.gif

Counter

Pengunjung: 9249920

IDR Exchange

Kurs
Jual
Beli
USD
00,00
00,00
SGD
00,00
00,00
JPY
00
00
GBP
00,00
00,00
EUR
00,00
00,00
Updated: 2012-02-07 00:03:36

ShoutBox

simduk.gif

User Online

Saat ini terdapat 26 pengunjung online
 
counter