|
 FAUZI BAHAR Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si mengingatkan siswa tidak terlibat Narkoba, karena termasuk ‘pembunuh’ tertinggi di dunia. Makanya jangan coba-coba menikmati Narkoba. Hal itu disampaikan Fauzi Bahar kepada seribuan lebih siswa pada kegiatan peresmian Kejuaraan Tae Kwondo antar kelompok umur se Sumbar, di Hall SMAN 3 Padang, Sabtu lalu. Diikuti 40 lebih regu, termasuk dari Aceh. Memperebutkan piala walikota dan satu kendaraan roda dua sumbangan Fauzi Bahar. Menurut Fauzi Bahar, seperti yang disampaikan Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos dalam Relisnya, peredaran obat-obat terlarang tersebut saat ini secara nasional cukup mengkwatirkan . Untuk itu para pelajar/ siswa di daerah ini harus menghindari barang ‘haram’ tersebut. Karena bisa merusak jaringan otak. Dan tidak tertutup kemungkinan para pengkonsumsinya menjadi gila atau tidak normal.
Saat ini di rumah sakit jiwa, pasien terbanyak termasuk orang-orang yang kecanduan Narkoba. Untuk itu bagi yang belum terlanjur mencobanya, agar sejak dini tidak mencoba (menghindarinya), apalagi mengkonsumsinya. Lebih jauh dikatakan Fauzi Bahar, bahwa orang-orang yang mengkonsumsi Narkoba ibarat mengikat ibunya di tiang listrik, membotaki kepalanya dan lalu menelanjanginya. Ini sungguh perbuatan yang memalukan dan dosa besar. ‘Apakah kalian mau membitukan orang tuanya’’, ujar Fauzi kepada sekitar seribuan siswa. Para siswa menjawabnya dengan serentak ’ tidak’. ‘’Agar kamu tidak memberikan malu kepada orang tua dan kepada orang kampung, makanya jangan terlibat dengan Narkoba’’. Bahkan kalau ada rekan-rekan yang mengkonsumsi Narkoba kita harus melarangnya, ajak Fauzi Bahar yang disambut positif siswa. Narkoba itu kata orang yang telah mencobanya sangat enak dan membuat fikiran melayang-layang entah kemana. Namun bagi yang sudah kecanduan mereka sangat tergantung dengan Narkoba. Sedangkan harganya sangat mahal. Kadangkala untuk mendapat barang tersebut karena sudah ketergantungan terpaksa melakukan tindak criminal, seperti mencuri merampok, bahkan ada yang membunuh orang tuanya, karena tidak diberi uang untuk membeli Narkoba. Mengingat begitu besarnya resiko yang harus dihadapi oleh pencandu Narkoba, makanya saya mengharapkan seluruh pelajar di Kota Padang agar tidak mengkonsumsi Narkoba. Karena lebih banyak mudaratnya,dari pada untungnya, tegas Fauzi Bahar. Kegiatan olahraga yang dilaksanakan, seperti lomba tae kwondo antar pelajar/ siswa tersebut sangat positif sekali. Disamping menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, juga untuk membentuk karakter dan kecerdasan diri. Makanya kegiatan seperti ini dikembangkan terus, ajak Fauzi Bahar. ‘’Saya ingin ke depan siswa Kota Padang tidak hanya sehat pisik, cerdas, berkarakter, tetapi juga beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Makanya pendalaman ilmu agama dan aktifitas olahraga harus selalu disandingkan’’. Dimasa depannya siswa akan menjadi pemimpin yang cerdas, amanah dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama, tambah Fauzi Bahar. (Rel) |