|
 RICHARDI AKBAR Pemko Padang kembali memenuhi rekomendasi DPRD Padang tentang pembangunan terminal angkot di kawasan pasar raya. Terminal berupa pangkalan angkot ini segera dibangun bersamaan dengan pembangunan kembali gedung Pasar Modern Sentral Pasar Raya (SPR) pertengahan Juli nanti, di lokasi gedung Iwapi (samping Pasar Modern Sentral Pasar Raya). Kepala Bidang Humas Pemko Padang, Richardi Akbar S.Sos kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin (25/5) mengungkapkan, pengadaan terminal angkot merupakan salah satu poin rekomendasi DPRD Padang, di samping pembangunan dan realisasi kembali pasar inpres, pengadaan kios darurat dan realisasi bantuan gempa.
Ini merupakan keseriusan Pemko Padang memacu pertumbuhan pembangunan dan perekonomian masyarakat pasca gempa 2009 lalu dibawah kepemimpinan Walikota Padang Drs. H. Fauzi bahar, M. Si dan Wawako H. Mahyeldi, Sp, jelas Richard “Sebagian rekomendasi telah dilaksanakan Pemko Padang. Sekarang, dalam waktu dekat Pemko Padang segera membangun pangkalan angkot di bekas Iwapi bersamaan dengan dimulainya juga pembangunan kembali Pasar Modern SPR,” jelasnya. Saat ini tim Pemko Padang yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Kepala Bappeda, Sekretaris, Inspektorat dan Kepala Bagian Pembangunan, Bagian Penanaman Modal telah mulai melakukan berbagai hal yang berhubungan dengan pekerjaan pembangunan pangkalan terminal angkot tersebut. Richard mengatakan, saat ini proses pembangunan pangkalan angkot tersebut sedang berjalan yang diawali perencanaan bangunan, penataan lokasi serta pemindahan sementara pedagang serta pihak yang terlibat di gedung IWapi sekarang. Untuk pemindahan pedagang sekitar 150 pedagang telah dilaksanakan pembicaraan dengan pedagang, dimana mereka setuju dipindahkan sementara di lokasi yang telah disediakan Dinas Pasar di eks. Loket-loker penjualan karcis bus di belakang Plaza Andalas. “Kita sudah melakukan pembicaraan dengan pedagang, dan pedagang sudah setuju pindah sementara menjelang pembangunan SPR selesai. Pedagang juga tak perlu khawatir, karena Pemko Padang menjamin legalitas mereka untuk mendapatkan toko baru nantinya, dan memfasilitasi untuk mendapatkan toko baru nanti,” jelas Richard. Peletakan batu pertama pembangunan pangkalan angkot tersebut dilaksanakan bersamaan dengan peletakan batu pertama pembangunan kembali Sentral Pasar Raya Juli nanti. Rencana pembangunan yaitu eks. Gedung SPR yang rubuh dibangun kembalio sebagai bangunan tahap 1. Kemudian bangunan tahap 2 dilanjutkan di gedung Blok C (dinas Pasar sekarang) seiring pembangunan lahan parkir. Sedangkan bangunan Blok B atau gedung Iwapi sekarang dirubuhkan untuk dijadikan pangkalan angkot. (Rel) |