kondisi Pembangunan Manusia di Kota Padang

Dewasa ini, titik berat pembangunan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk baik phisik maupun mental.  Dengan pergeseran titik berat pembangunan tersebut, maka indikator untuk mengukur keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya menggunakan indikator ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi (PDRB) dan pendapatan perkapita saja. Untuk itu diperlukan indikator lain khususnya untuk keberhasilan pembangunan  sumber daya manusia.  Indikator yang biasa digunakan salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indeks komposit yang terdiri dari tiga parameter yaitu kesehatan yang diukur dengan angka harapan hidup, pendidikan yang diukur dengan angka melek huruf dan rata-rata lamanya sekolah dan parameter ekonomi diukur dengan daya beli (Purchasing Power Parity/PPP). Badan dunia UNDP membagi tingkatan status pembangunan manusia suatu wilayah/negara ke dalam tiga gologan yaitu ; rendah/negara terbelakang (nilai IPM <50),  sedang/negara berkembang (nilai IPM 50-80) dan tinggi/negara maju (nilai IPM >80). Tetapi untuk keperluan perbandingan antar daerah dan perencanaan pembangunan di Indonesia, kriteria yang digunakan adalah.

Klasifikasi Status Pembangunan Manusia

Nilai IPM

Status Pembangunan Manusia

< 50

Rendah

50< IPM < 66

Menengah Bawah

66 < IPM < 80

Menengah Atas

> 80

Tinggi

   

Dari hasil penghitungan yang dilakukan oleh BPS dengan menggunakan data Survey Sosial Ekonomi (Susenas), maka nilai IPM Kota Padang terus mengalami peningkatan. Jika pada tahun 1999 nilainya baru mencapai 70,4 maka pada tahun 2006 meningkat menjadi 76,6 dan pada tahun 2008 mempunyai nilai sebesar 76,85. Hasil tersebut menunjukkan bahwa status pembangunan manusia di Kota Padang telah mencapai level menengah atas.

Jika diperhatikan per Kecamatan, dari 11 (sebelas) kecamatan yang ada di Kota Padang, maka nilai IPM terendah berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung dengan nilai sebesar 73,11 dan IPM tertinggi terdapat di Kecamatan Padang Utara dengan nilai mencapai 80,05. Apabila dibandingkan dengan nilai IPM Kota Padang, maka sebagian besar nilai IPM kecamatan masih berada di bawah nilai IPM Kota Padang, dan hanya lima  kecamatan saja yang memiliki nilai di atas nilai IPM Kota Padang yaitu ; Kecamatan Padang Utara, Kecamatan Padang Barat, Kecamatan Padang Timur, Kecamatan Nanggalo dan Kecamatan Lubuk Begalung. Gambaran nilai IPM dan peringkat masing-masing Kecamatan di Kota Padang tahun 2008 dapat dilihat pada tabel berikut.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang Tahun 2008

dan Peringkat per Kecamatan

No

Kecamatan

Nilai

Peringkat

1

Padang Utara

80,05

1

2

Padang Barat

79,66

2

3

Nanggalo

79,44

3

4

Lubuk Begalung

77,85

4

5

Padang Timur

77,12

5

6

Kuranji

76,42

6

7

Pauh

76,36

7

8

Koto Tangah

76,09

8

9

Lubuk Kilangan

75,73

9

10

Padang Selatan

73,54

10

11

Bungus Teluk Kabung

73,11

11

Kota Padang

77,20

-

 

 

 

 

 

                                         

 

 

 
Advertisement
counter