|
 FAUZI BAHAR Tidak hanya seluruh masyarakat Kota Padang dan umumnya Sumatera Barat yang bangga dengan prestasi yang ditunjukkan oleh penyanyi Idola Cilik Halilintar Morgen (11) pelajar SD Adabiah Padang itu, tetapi juga Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si tidak kalah bangganya.Penampilan Lintar pada grand final di panggung Idola Cilik, Sabtu dan Minggu lalu, di  LINTAR MORGEN panggung IC RCTI Jakarta betul- betul sebagai ‘duta’ yang mewakili 980.000 penduduk Kota Padang. Apalagi dengan hadirinya secara langsung Walikota Padang Fauzi Bahar pada panggung IC yang ditata sangat luar biasa tersebut. Sebelumnya juga hadir Gubernur Sumbar Marlis Rahman.
Penampilan Lintar sangat luar biasa, baik dari segi tarik suara, kroegrafer maupun penguasaaan panggungnya. Sehingga empat komentator kawakan (Om Def, Mama Ira, Kak Winda, Kak Duta) betul- betul memberikan nilai plus kepada Lintar. Kehebatannya tersebut tidak hanya dibuktikan dengan bernyanyi solo, tetapi juga saat berduet dengan artis nasional, seperti Charli (Grub Band ST 12) dan Rio dari Grup Band D’masiv dan artis beken lainnya. Walikota dan masyarakat Kota Padang optimis dari dua yang ikut gran final (Rio dan Lintar), pada penampilan terakhir 24 April 2010 mendatang Insyaallah akan dimenangkan oleh anak Kuranji Lintar, terlahir dari rahim ibunya Nildawati dan juga didampingi tantenya Memen. Untuk itu Fauzi Bahar berharap kepada seluruh warga kota memanjatkan doa dan lebih banyak lagi mengirimkan ‘SMS’ (ketik IC spasi lintar dan kirim 6288). Orang tua Lintar Nildawati dan tantenya Memen yang juga hadir ditengah- tengah panggung IC tersebut menyampaikan rasa bangga dan ucapan terima kasih atas kehadiran secara langsung Walikota Padang Fauzi Bahar. Dengan kehadiran beliau, tentu akan menambah semangat Lintar untuk tampil lebih prima lagi pada grand final terakhir 24 April 2010 mendatang. Berbicara masalah tarik suara (seni), ini salah satu prestasi yang tidak kalah hebatnya dengan bidang lain. Makanya Fauzi Bahar berharap ke depan akan lahir Lintar- Lintar lainnya. Syaratnya harus banyak belajar dan tekun/ serius berlatih. Bila kedua hal tersebut dilaksanakan secara serius dan kontinyu diyakini anak- anak akan meraih prestasi gemilang. Apalagi Kota Padang memiliki bakat dan bibit seni yang cukup banyak. Untuk itu walikota berharap kepada tenaga pengajar yang ada di daerah ini senantiasa mendorong anak- anaknya untuk berprestasi sesuai dengan bakatnya masing- masing, baik dibidang seni suara, matematika,biologi, fisika, teknologi informasi (TI), seni tari, melukis, penelitian, dan keterampilan lainnya sesuai dengan perkembangan zaman, ujar walikota yang disampaikan melalui Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, kemarin. Sebagaimana yang diungkapkan oleh salah seorang anggota Grup Band ST 12 Charli, ia seorang anak miskin, orang tuanya bertani di Cianjur. Tetapi ia sangat rajin dan patuh kepada orang tua, juga pintar mengaji dan pernah juara II pada MTQ di Kab. Cianjur beberapa waktu lalu. Dengan ungkapan Charli tersebut membuktikan untuk berprestasi tidak harus anak orang kaya/ mampu, yang penting punya semangat juang yang tinggi dan selalu patuh kepada orang tua dan taat beragama, niscaya semua yang dicita- citakan akan terwujud, jelas Fauzi Bahar penuh bangga. Kata Kabid Humas Richard, program yang sudah dilaksanakan Pemko Padang sejak 6,5 tahun lalui, seperti pemahaman dan penguasaan Asmaul Husna, ayat- ayat pendek, busana muslim, didikan subuh, wirid remaja, MTQ, subuh mubaraqah dan imbauan menunaikan zakat, dan perang dengan Togel adalah salah satu upaya membentuk karakter generasi muda yang baik/taat beragama dan gigih dalam mengharungi kehidupan serta meraih berbagai prestasi dimasa depannya. (Rel Humas) |