|
 FAUZI BAHAR Tampilnya Halilintar Morgen (11) pada panggung Idola Cilik (IC) di Station RCTI Jakarta tidak hanya mengaharumkan sekolah tempat belajarnya di SD Adabiah Padang, tetapi juga Kota Padang dan umumnya masyarakat Sumatera Barat. Bahkan masyarakat Padang dan Sumbar yang berada di seluruh penjuru tanah air sangat bangga dan terharu. Untuk memberikan dukungan moril secara langsung kepada Halilintar Morgen (Lintar) Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si , Minggu kemarin pukul 15.00 WIB (21/3), hadir di tengah- tengah panggung Idola Cilik yang disiarkan secara langsung oleh Station televise RCTI Jakarta. Fauzi sangat bangga dan terharu begitu primanya penampilan Lintar dari empat dominiasi penyanyi idola cilik lainnya.
Berkat dukungan moril secara langsung oleh Walikota Fauzi Bahar di Jakarta tersebut membuahkan hasil maksima l. Lintar berada pada posisi pertama (27,42 persen) dari empat finalis lainnya, yaitu Rio 20,27 persen, Nova 10,12 persen, Ozy 15,10 persen, Alvin 18,21 persen. Saya sangat bangga dan terharu, ujar Fauzi Bahar. Yang mengikuti seleksi sebanyak 14.000 seluruh Indonesia, peserta lolos 42 orang, masuk babak penyisihan (finalis) 5 orang. Fauzi mengharapkan agar masyarakat Sumatera Barat pada penampilan berikutnya memberikan dukungan sepenuhnya kepada Lintar melalui ‘SMS’, sehingga bisa keluar sebagai juara pertama pada penampilan akhirnya nanti pada panggung Idola Cilik yang disiarkan secara langsung setiap Sabtu dan Minggu oleh Station RCTI. Penampilan Lintar Sabtu betul- betul tidak mengecewakan, ia membawakan dua buah lagu, yaitu jangan Lupa (Nifgi) dan bersama ibunya dengan judul Baik- baik Saja (Wali Band). Anak miskin dari Kecamatan Kuranji Kota Padang ini telah mengangkat citra Padang dimata nasional. Di Padang setiap penampilannya selalu mendapat perhatian. Buktinya banyak warga kota yang tidak keluar rumah hanya sekedar menyaksikan dan memberikan dukungan moril kepada Lintar. Dengan harapan ia bisa keluar sebagai terbaik pertama pada finalais nantinya. Tampil primanya Lintar pada panggung Idola Cilik tersebut ternyata tidak semerta- merta dipercaya, terutama dari ungkapannya bahwa ia adalah seorang anak miskin di Padang. Untuk membuktikan hal tersebut secara diam-diam perwakilan RCTI dari Jakarta datang ke rumah Lintar di Kecamatan Kuranji untuk melihat secara dekat kondisinya. Mereka menanyakan kepada para tetangga Lintar, bahkan sampai melihat kuburan ayahnya. Ternyata dari survey yang dilakukan oleh RCTI secara diam- diam ke Padang bagaimana kondisi Lintar yang diceritakannya di Jakarta dan Padang ternyata sama. Sehingga dengan kejujuran tersebut juga memberikan nilai plus kepada Lintar, ujar Imen salah seorang keluarganya di Padang kemarin. Ini pulalah yang membuat Lintar semakin percaya diri dan tampil apa adanya tanpa merasa dibebani dengan hal- hal yang kurang baik di Jakarta. Panggung idola cilik ini tidak hanya sekedar tampil bernyanyi dengan baik, tetapi juga dituntut berbuat dan berkata apa adanya dengan penuh kejujuran. Karena tim juri dan pihak RCTI betul- betul ingin mengangkat idola cilik yang baik dan penuh kejujuran. Apakah mereka orang mampu atau tidak, itu bukan masalah yang penting tampil baik sesuai dengan kriteria penilaian juri, didukung prestasi lain dan berkata jujur. Menurut Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos tadi malam, Walikota Padang Fauzi Bahar optimis Halilintar Morgen akan berhasil keluar sebagai terbaik pertama pada panggung ‘IC’ tersebut. Untuk itu ia berharap warga Kota Padang/ Sumbar dan masyarakat Sumbar yang ada di seluruh tanah air memberikan dukungan ‘SMS’ kepada Lintar. |