|
 FAUZI BAHAR Karena saat ini lagi ngetrend aksi demo, bahkan sampai ke arah anarkis, Walikota Padang Drs.H.Fauzi Bahar, M. Si ingatkan guru sebagai tenaga pendidik jangan mengajarkan dan mengajak anak didiknya demonstrasi , karena ini sikap yang kurang baik dan lebih banyak merugikan diri sendiri, bangsa dan Negara. Hal itu disampaikan Walikota Fauzi Bahar pada acara pelantikan 41 kepala TK, SD dan pengawas, di komplek SD Alang Lawas Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (6/2). Yang dilantik itu yaitu pejabat untuk Kecamatan Padang Selatan, Padang Timur, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan dan Pauh. Dihadiri Kepala BKD Hiptonius Damanhuri, Kepala Diknas Nur Amin dan jaran pendidikan Padang.
Kepala sekolah, pengawas dan majelis guru punya tanggungjawab moral mengajarkan dan mengarahkan anak didiknya untuk selalu berfikiran maju dan jauh ke depan. Jangan sekali-kali mengajar hal- hal yang lebih banyak negatifnya dari pada positifnya. Makanya saya mengajak guru jangan ikut- ikutan pula mengajak anak didik demo atau perilaku negative lainnya. Namun anak didik boleh saja kritis, tetapi kritis demi kemajuan dan membentuk karakter pelajar yang ‘tahan banting’ dan teruji di lingkungan sekolah dan masyarakat, kata walikota. Untuk itulah sejak lima tahun lalu Pemko menggulirkan program yang bernilai reliqus demi membentuk karakter anak didik yang cerdas, santun dan jauh dari perilaku onar, seperti melalui kegiatan didikan subuh, pesantren ramadhan, hafalan juz amma, busana muslim dan aktifitas reliqus lainnya. Mulai tahun ini Pemko akan mempertandingkan atau lomba hafalan juz amma antar seluruh sekolah dasar di Padang, masing- masing diwajibkan diikuti 100 pelajar. Tujuan lomba ini untuk meningkatkan pemahaman anak didik terhadap ayat- ayat pendek. Sehingga dimasa depanya menjadi generasi yang cerdas dan bertaqwa kepada Allah SWT. Walikota juga mengingatkan bahwa sekecil apapun permasalahan yang dihadapi jangan biarkan berlarut- larut, terutama kalau asa peluang untuk perbaikan, segera lakukan perbaikan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu lakukan monitoring dan evaluasi secara kontinyu terhadap tugas- tugas yang sudah dilaksanakan. Karena dengan kinerja yang baiklah tercermin keberhasilan seorang kepala sekolah dan guru. Walikota tantang jajaran pendidikan Kota Padang untuk memberikan yang terbaik dalam ujian nasional terhadap anak didik. Kalau bisa lulus 100 persen dengan nilai tertinggi di Sumbar tahun ajaran 2010 sekarang. (Rel Huamas) |