Selamat Datang

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
Advertisement
Tindakan Poltabes Padang Sudah Tepat Oleh: Syekh Syahibul Fadillah H. Bl. DT. Palindih Panglima Wil

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh  Forum Warga Kota (FWK) Kota Padang akhir-akhir ini di Kota Padang yang sempat memberikan kesan minor bagi daerah ini menimbulkan berbagai reaksi keras dan sangat kita sesalkan.

Aksi aksi yang dilakukan tersebut terkesan sudah melampuai batas dan norma- norma yang berlaku di Minangkabau.

Sesuai dengan undang-undang menyampaikan aspirasi tidak dilarang, bahkan dilindungi oleh Negara. Apalagi di era reformasi ini semua orang tanpa kecuali bisa menyampaikan pendapat secara terbuka kepada pemerintah dan kepada siapa saja.

Namun semuanya tentu ada aturan mainnya dan tidak bisa seenaknya. Tujuan ada pengaturan agar penyampaian aspirasi tersebut berlangsung dengan tertib, nyaman dan tidak menggangu stabilitas nasional.

Saya sebagai orang Minang betul-betul heran dan tidak menyangka aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat yang menamakan dirinya Forum Warga Kota (FWK) sampai begitu jauh, bahkan terkesan anarkis, seperti melakukan pelemparan batu dan benda lainnya ke rumah dinas Walikota Padang 10 Februari 2010 lalu.

Hal semacam itu tidak akan terjadi bila masyarakat Minang memahami falsafah ‘Adat Basandi Sara’ dan Sara’ Basandi Kitabullah’’. ‘’Ringan Samo Dijinjiang dan Barek Samo Dipikua’’.

Maksudnya setiap yang akan dilakukan tersebut harus disesuaikan dengan nilai-nilai adat dan nilai-nilai agama. Selama ini bila yang akan dilakukan tersebut bertentangan dengan dua nilai-nilai tersebut, sudah pasti orang Minang akan berfikir panjang dan tidak akan mau melakukannya.

Rasa malu dan raso pareso orang Minang itu sangat tinggi sekali, mereka lebih suka melakukan kerja keras daripada melakukan keonaran atau mengotori kampung halamannya dengan sikap-sikap yang tidak terpuji.

Agama Islam mengisyaratkan, bahwa lakukanlah sesuatu itu yang berhubungan dengan diskusi atau pendapat dengan senyum, kasih sayang, bujukan dan penuh sopan santun. Kalau ada hal-hal yang perlu diluruskan jangan merugikan orang lain dan sampai merusak hubungan batin dan silaturahim.

Begitu juga halnya di Ranah Minang tidak mengenal tindak kekerasan atau memaksakan kehendak terhadap sesuatu. Kalau ada permasalahan harus dibawa ke balai-balai adat, balairung, ke surau atau sarana lainnya yang digunakan untuk urung rembuk desa.

Kalau yang terjadi sekarang, penyampaian aspiasi harus dengan tindakan anarkis  Sungguh diluar perilaku orang Minang dan diluar norma-norma agama. Bahkan sangat bertentangan dengan hukum yang berlaku di Negara ini.

Sikap Pemko Padang yang melaporkan para pelempar dan perusak rumah dinas walikota ke pihak kepolisian langkah yang tepat, karena Indonesia Negara hukum dan siapapun tidak bisa bertindak semena-mena.

Begitu juga halnya sikap yang diambil Poltabes Padang yang menahan dan memproses  sejumlah pelaku aksi demo anarkis hal yang patut diacungkan jempol. Jajaran Poltabes Padang telah betindak cepat dan tepat. Sehingga sikap ini berdampak positif untuk masa mendatang. Antara lain tindakan yang sama tidak dilakukan lagi.

Apa yang ditunjukkan oleh jajaran Poltabes Padang tersebut tentu mendapat apresiasi dan dukungan sepenuhnya dari warga kota. Karena Kita tidak ingin Padang yang selama ini nyaman, tenang dan sangat kondusif berubah menjadi kota ‘ganas’.

Bila Kota Padang ini tidak nyaman dan selalu dihantui dengan aksi-akssi demo anarkis tentu menimbulkan rasa ketakutan bagi masyarakat, apalagi bagi pedagang. Mereka tidak bisa berusaha dengan nyaman dan akhirnya pendapatan mereka ‘hancur’ dan tidak bisa menghidupi keluarganya.

Bila ini terjadi tentu tindak kriminal akan semakin meningkat, untuk memenuhi kebutuhan hidup orang tidak segan-segan lagi melakukan penjarahan, copet dan merampok. Inilah yang harus kita hindari.

Makanya saya dan mungkin bersama ratusan ribu warga Kota Padang mendukung tindakan yang dilakukan oleh jajaran Poltabes Padang yang dengan cepat memproses para pelaku aksi demo anarkis. Kita tidak memihak kepada siapa-siapa, tetapi kepada hukum dan kebenaran. Kita ingin Padang cepat pulih dari pasca gempa 30 September 2009 lalu, tentu dengan bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif.

Saya berharap kepada masyarakat dan semua komponen bangsa menghindari perilaku yang bisa merusak kenyamanan hidup berbangsa dan bernegara. Silahkan sampaikan aspirasi, tetapi sampaikanlah dengan benar dan tidak terkesan memaksakan kehendak.

             

 
Advertisement

Jajak Pendapat

Setujukah anda pusat pemerintahan Kota Padang dipindahkan ke Air Pacah ?
 

Galeri Foto


Bakominfo
Temporary description, please change...

Bangunan
Hotel bumi minang sebelum gempa

Lapangan Golf Ulu Gadut
Temporary description, please change...

Pantai Air Manis
Pantai air manis yang juga terdapat objek wisata malin kundang

Bangunan
Jembatan Siti Nurbaya (2)

RSS Nasional

Syndicate

dualbahasa.gif

Counter

Pengunjung: 9250447

IDR Exchange

Kurs
Jual
Beli
USD
00,00
00,00
SGD
00,00
00,00
JPY
00
00
GBP
00,00
00,00
EUR
00,00
00,00
Updated: 2012-02-08 00:03:38

ShoutBox

simduk.gif

User Online

Saat ini terdapat 28 pengunjung online
 
counter