|
 FAUZI BAHAR Pemko Semarang diwakili Kepala DPKD Drs. Suseno memberikan bantuan sebesar Rp250 juta untuk rehabilitasi SMA 1 Padang yang rusak berat akibat gempa berkekuatan 7,9 SR, 30 September 2009 lalu, diterima langsung oleh Walikota Padang Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si, Sabtu lalu (13/2), di sekolah setempat. Kata Suseno bantuan tersebut merupakan perhatian yang tulus sesama warga Negara yang ditimpa musibah. Meskipun bila dinilai dari materi jumlahnya relative sedikit, tetapi diharapkan bisa mengurangi beban berat yang dialami Pemko Padang untuk rehabilitasi dan rekonstruksi berbagai sarana/ prasarana dan infrastruktur kota yang rusak bera dan hancur.
Pemko Semarang mengharapkan agar warga kota Padang tidak larut dalam duka, tetapi harus cepat bangkit. Sehingga dalam waktu singkat bisa pulih kembali, baik mental maupun pembangunan pisik seperti sedia kala, bahkan bila perlu lebih baik dari sebelumnya, jelas Suseno. Walikota Padang Fauzi Bahar menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemko dan masyarakat Kota Semarang. Mudah- mudahan amal baik tersebut mendapat ganti yang berlimpah dari Allah SWT. Dana tersebut akan dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya untuk rehabilitasi SMA 1 Padang. Untuk itu ia berharap agar Kepala SMA I Padang Drs. Jufril Siry, MM bersama majelis guru dan komite sekolah bersama- sama memulihkan semangat anak didik untuk belajar kembali sejak ditimpa musibah gempa 30 September 2009 lalu. Pemko Padang ke depan tetap memperhatikan dan mencari dana untuk perbaikan SMA 1, yang merupakan sekolah favorit di Kota Padang dan Sumatera Barat. Kita harus bersama- sama kembali membangun sekolah ini. Sehingga tetap menjadi sekolah favorit dan kebanggan seluruh warga kota ini. Menjawab gonjang ganjing tentang kepindahan SMA 1 Padang ke kawasan Belanti Kecamatan Padang Utara yang saai ini sekolahnya sedang dibangun bantuan dari yayasan Budha Suzhi. Kata Fauzi Bahar semuanya tergantung kepada alumni SMA 1 Padang. ‘’Saya sebagai walikota tentu memperhatikan apa keinginan dari para alumni yang selama ini cukup berperan di sekolah tersebut’’. Tidak ada niat saya untuk menelantarkan sekolah ini, untuk itu tentu kita harus bersama- sama dan selalu berfikir positif. Sehingga berbagai bentuk pembangunan yang kita laksanakan pasca gempa berjalan dengan sukses dan tanpa ada hambatan berarti, tegas Fauzi Bahar. Kepala SMA 1 Padang Drs. Jufril Siry, MM bertekad akan memulihkan sekolah ini pasca gempa. Untuk itu ia bersama jajaran majelis guru dan komite serta para alumni mencari berbagai upaya, sehingga sekolah ini pulih seperti waktu lalu. Meskipun saat ini anak- anak sebahagian belajar dalam local darurat, namun mereka tetap bersemangat dan bertekad mempertahann nilai ujian yang baik, seperti yang telah diraih pada tahun- tahun sebelumnya. Kita tetap bertekad menjadi sekolah terbaik di Sumbar, bahkan nasional, ujar Jufril penuh bangga. (Rel Humas)
|