Selamat Datang

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
Advertisement
Pemko Padang Minta Dukungan OCHA Percepat Pemulihan Padang

Image
FAUZI BAHAR
Pemko Padang mengharapkan dukungan penuh organisasi sosial dunia seperti Office for the Coordination Humanitarian Affairs (OCHA) dalam mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekontruksi Padang pasca gempa 7,9 SR, 30 september lalu. Dukungan donatur sangat diharapkan, terutama pemulihan sarana pendidikan, kesehatan dan pusat ekonomi, sehingga kehidupan masyarakat bisa segera pulih secara normal kembali. “Jika kita mengandalkan dana APBD atau pun
Image
EMZALMI
APBN jelas terbatas, sementara pemulihan sarana insfratruktur ini mendesak, sehingga aktivitas masyarakat bisa pulih normal kembali,” kata Walikota Padang H. Fauzi Bahar didampingi Sekda, Emzalmi dihadapan Coordinator and Liaison Officer OCHA, Zulfa Ermiza beserta rombongan sat pertemuan dengan jajaran pemko Padang di ruang sidang Balaikota, Kamis (10/12) kemarin. 

 

Menurut Fauzi Bahar, Pemerintah Kota Padang mengalami kerugian hingga mencapai Rp7 triliun atas kerusakan sarana dan prasarana yang diakibatkan gempa 30 September. Kerugian tersebut termasuk kerusakan jaringan pipa PDAM. Menurut dia, perbaikan pipa PDAM termasuk bakal memerlukan biaya besar, karena pipa tersebut berada di bawah jalan, sehingga untuk memperbaikinya harus menggalir. “Jika jalan digali, biaya yang dibutuhkan akan makin besar sehingga terpaksa dibangun baru di tempat lain atau bukan dengan cara mengali. Kegiatan ini perlu dipercepat guna mengatasi kebutuhan air bersih warga pasca-gempa,” katanya.

Akibat gempa 30 september lalu, korban jiwa hilang tercatat dua orang, meninggal 383 orang, luka berat 431 orang dan luka ringan 771 orang. Sarana pendidikan yang rusak berat mencapai 1.606 unit, rusak sedang 1.038 unit, rusak ringan 903 unit, dengan total kerugian Rp262,62 miliar lebih. Sarana kesehatan yang rusak berat 15 unit, rusak sedang 17 unit, rusak ringan 53 unit dengan total kerugian Rp29,45 miliar. Rumah penduduk yang rusak berat 33.597, rusak sedang 35.816, rusak ringan 37.615 dengan total kerugian Rp5,5 triliun lebih. Sarana ibadah yang rusak berat mencapai 283, rusak ringan 289, rusak ringan 201, total kerugian Rp153,120 miliar.

Prasarana jalan yang rusak berat delapan, rusak sedang 22, total kerugian Rp70,55 miliar. Jembatan yang rusak berat delapan, rusak sedang 19 dan rusak ringan 3, total kerugian Rp22,38 miliar. Sarana irigasi yang rusak berat tujuh unit dengan total kerugian Rp10,35 miliar lebih. Drainase rusak berat 168, rusak sedang 133, rusak ringan 119, total kerugian Rp21,45 miliar. Sungai yang rusak berat 12, rusak sedang 12, total kerugian Rp31,11 miliar. Yang diharapkan pembenahan gerak cepat, yaitu, sarana kesehatan, pendidikan, perekonomian dan yang lainnya***

 
Advertisement

Jajak Pendapat

Setujukah anda pusat pemerintahan Kota Padang dipindahkan ke Air Pacah ?
 

Galeri Foto


Pantai Bungus


Bakominfo
Temporary description, please change...

Air terjun 3 tingkat


Bakominfo
Temporary description, please change...

Pantai Carolina 1

RSS Nasional

Syndicate

dualbahasa.gif

Counter

Pengunjung: 9250415

IDR Exchange

Kurs
Jual
Beli
USD
00,00
00,00
SGD
00,00
00,00
JPY
00
00
GBP
00,00
00,00
EUR
00,00
00,00
Updated: 2012-02-08 00:03:38

ShoutBox

simduk.gif

User Online

Saat ini terdapat 28 pengunjung online
 
counter