|
 HASRUL PILIANG PADANG--Kerja keras Pemerintah Kota Padang untuk memulihkan kondisi Kota Padang pasca-gempa bumi 7,9 SR tanggal 30 September 2009, melalui upaya pencarian donatur, membuahkan hasil. Berdasarkan data terakhir sampai pukul 11.00 WIB, Rabu (25/11/2009), Pemkot Padang telah menerima bantuan sejumlah Rp 34,493 miliar. Guna memudahkan administrasi, bantuan yang telah mengalir sejak hari ke-2 pasca-gempa (2 Oktober 2009) sampai Rabu ini, yang berjumlah Rp 34,493 miliar, telah dikelompokkan menjadi empat bagian. Pertama, bantuan dari Pemerintah Pusat sejumlah Rp 22,972 miliar. "Bantuan Provinsi Sumatera Barat Rp 100 juta, bantuan kabupaten/kota Rp 4,934 miliar, dan kelompok keempat bantuan dari badan/lembaga/kelompok masyarakat/masyarakat perorangan sejumlah Rp 6,486 miliar," kata Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Hasrul Piliang, Rabu (25/11/2009)
Dia menjelaskan, dari 140 donatur, sebanyak 65 donatur memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai langsung melalui bendahara penerima bantuan yang telah ditunjuk oleh Pemkot Padang. Selebihnya melalui transfer rekening bank.
Kepala Dinas Kominfo yang juga bakal calon Bupati Sijunjung itu merinci pula bahwa sejumlah donatur telah menyebutkan peruntukkan sumbangannya untuk membangun sekolah yang rusak. Jumlahnya Rp 4,497 miliar.
"Dalam pemanfaatan dana donator itu, Pemko Padang sangat hati-hati dalam dua hal, pertama menyangkut prioritas peruntukan, yakni mengutamakan yang benar-benar teramat penting, dan kedua, menyangkut pertanggungjawabannya secara administratif dan mengedepankan asas transparansi," papar Hasrul Piliang.
Ia juga menjelaskan, sampai saat ini, perkembangan neraca penggunaan/penyaluran terus berlangsung, pemasukan dan pengeluaran terus terjadi, dan siapa saja dapat melihat akuntabilitas pengelolaan uang bantuan itu di Badan Penanggulangan Bencana Kota Padang atau di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Padang.
Menurut Hasrul, upaya serius lain dari Pemkot Padang dalam mencari bantuan adalah menjalin kerja sama dengan berbagai kantor kedutaan besar di Jakarta. Beberapa kedutaan yang dihubungi sudah memberikan sinyal akan memberikan bantuan, seperti Kedutaan China, Malaysia, Qatar, dan Arab Saudi. Wan Rais |