| Rencana Aksi Darurat BPRR Kota Padang |
|
Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos kepada pers menyampaikan bahwa ada beberapa rencana tindak lanjut dari tim, yaitu sampai Desember 2009 finalisasi menjaring aspirasi dan konsultasi public, Januari sampai 30 Mei 2010 penyusunan master plan neliputi, pusat pemerintahan,road map pemulihan dan pengembangan ekonomi, manual capacity building dan pembanugunan rumah masyarakat korban gempa, road map pemulihan fasilitas pendidikan dan kesehatan, rencanaindung jaringan transportasi kota, reviltaslisasi kawasan pasar raya, revitalisasi kawasan Padang lama, skenerio pemulihan dini mental ,masyarakat pasca gempa. 2 Januari sampai April 2010 revisi RTRW dan RPJM, meliputi pembuatan TOR, revisi RTRW dan RPJM, pembahasan draf oleh DPRD, penetpan Perda RTRW dan RPJM. April sampai 30 Mei 2010 penyusunan program kerja SKPD yang meliputi, revisi Renstra SKPD, penyusunan rencana kerja disesuaikan dengan Renstra, membuat RKA dan RAPBD 2011. Pilihan dan penilaian sementara oleh tim ahli. Pilihan lokasi pusat pemerintahan terbatas yakni, Air Pacah, Limau Manis, Bandar Buat, Gunung Sariak, dan Lubuk Minturun. Penilaian Lubuk Minturun dan Gunung Sariak, karena memiliki dampak lingkungan hilangnya sawah dan lainnya besar. Limau Manis dan Bandar Buat sudah padat dan crowded. Air Pacah, ketersediaan lahan milik Pemko (30 Ha), prasarana sudah baik dan berada di jalur utama Padang By Pass, dampak lingkungan minimum, biaya investasi relative kecil. Sedangkan kemungkinan pilihan lain sedang dipertimbangkan tim ahli. Pemulihan dini aktifitas ekonomi antara lain meliputi, mempertimbangkan kembali adanya keberadaan UMKM di dalam ruang kota, perlu dibangunkembali terminal Angkot di Pasar Raya, untuk mengurangi kepadatan Pasar Raya perlu dibangun dan dikembangkan pasar- pasar satelit yang dilengkapi dengan terminal angkutan dalam kota. Selain itu perlunya regulasi ulang tentang rute dan trayek angkutan kota, angkutan barang/ orang, Pelunya membuka ruang public di pusat kota dan pusat- pusat pertumbuhan ekonomi dan penduduk, sehingga masyarakat bisa saling belajar dan UKM berkembang. Juga perlu menata kawasan pusat kota lama ( Pasar Raya, Pondok dan Padang lama), yakni dengan menata dan membangun kembali Pasar Raya dengan mengintegrasikan Pasar Tradisonal dan Pasar Modren, membangun ruang public untuk interaksi dan kehidupan masyarakat kota yang lebih baik dan menyenangkan, merevitalisasi kawasan kota lama agar lebih mempunyai nilai ekonomi dan humanis serta mengembangkan pola kehidupan kota yang multicultural. Selain itu juga diprogramkan upaya pemulihan dini rumah masyarakat dan pemukiman korban gempa, ujar Kabid Humas Richard. (Rel Humas Pemko Padang) |
|
|
| Home |
| Profil |
| Pemerintahan & DPRD |
| Keuangan, Pembangunan dan Harga |
| Peluang Investasi |
| Pariwisata |
| Hotel & Restoran |
| Sarana & Prasarana |
| Potensi Daerah |
| BukuTamu |
| Kontak |
| AKSI DARURAT PASCA GEMPA |
Kurs
| Jual
| Beli
|
|---|---|---|
USD |
00,00 |
00,00 |
SGD |
00,00 |
00,00 |
JPY |
00 |
00 |
GBP |
00,00 |
00,00 |
EUR |
00,00 |
00,00 |
Updated: 2012-02-08 00:03:38
|
||
