| BIAYA RP 24 MILYAR, SELESAI JUNI 2010 |
|
Gedung Sekolah Termegah Di Sumbar PADANG--Ini adalah kegembiraan bagi dunia pendidikan Kota Padang pasca gempa Rabu 30 September 2009 lalu, soalnya gedung untuk SMA Negeri 1 Padang mulai dibangun di lokasi baru, jalan Belanti Raya, Lolong, Padang Utara. Peletakkan batu pertama gedung sekolah favorit itu dilakukan Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, Msi, didampingi ketua Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia Soegiyanto Kusuma, Ass III Sekdaprov Sumbar Chairul Darwis, Selasa (10/11/2009). Gedung SMAN 1 Padang ini dirancang tahan gempa berkekuatan 9 SR. Gedung SMAN 1, Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) dibangun Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia, dengan dana Rp 24 Milyar. Luas tanah 1,2 hektar, 6500 meter bangunan sekolah 30 lokal, 3000 meter untuk fasilitas, sisanya untuk area parkir dan arena bermain. Pembangunan gedung sekolah baru termegah di Sumbar ini dijadwalkan selesai Juni 2010, ujar Walikota Fauzi Bahar. Lahan pembangunan SMAN 1 Padang ini adalah lahan fasilitas sosial yang telah dibebaskan Pemko semenjak tahun 90-an. Pembanguna gedung sekolah tersebut dikerjakan PT. Pulau Intan. Alhamdulillah Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia mau membantu dana pembangunannya. Gedung ini juga berfungsi sebagai shelter (tempat penampungan) dari ancaman tsunami, serta mempunyai helly pad (landasan helikopter). Ketua Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia Soegiyanto Kusuma menyebutkan, komit membantu dunia pendidikan di Indonesia. Sebelumnya juga telah membantu pembangunan gedung sekolah di Aceh dan di Jogja. Kini giliran di Kota Padang memberikan bantuan gedung sekolah bertingkat empat (4). Apalagi akibat gempa di kota Padang banyak gedung sekolah yang rusak, dan para siswa terpaksa belajar ditenda darurat. Desain konstruksi memadukan konsep modern dan gaya bangunan tradisional cirikhas Minangkabau. Bangunan ini juga disiapkan menjadi cagar budaya atau museum bidang pendidikan Selain itu, bangunan ini juga dapat digunakan untuk kegiatan lain, khususnya dalam bidang pendidikan. Arsitektur dari kontraktornya PT Pulau Intan, Andra Arie Anto menjelaskan, bangunan itu membujur dari Barat-Timur yang pada setiap lantainya dipisahkan oleh jenjang dengan lebar empat meter, yang memudahkan siswa dan para guru untuk lari ke atas atau shelter bila terjadi tsunami. Setiap lantai pada ruang bagian Timur diperuntukan untuk ruang kelas, sedangkan pada bagian Barat untuk ruang lain. Seperti lantai satu, selain ruang kelas terdapat ruang administrasi, ruang majelis guru, ruang Lantai dua, selain ruang kelas ditambah dengan ruang laboratorium komputer, laboratorium fisika dan kimia, perpustakaan dan labor bahasa. Tangga ini dari bawah, langsung naik ke atas atau shelter dan tak berhubungan dengan ruang kelas. Jumlahnya ada dua, arah barat dan arah timur. Satu lagi, kelebihan gedung ini tak pakai plafon, sehingga bila terjadi gempa tak ada yang menciderai atau memakan korban orang yang berada di bawahnya. Menurut Kepala Diknas Kota Padang Drs. H. Nur Amin, MM gedung SMA yang dibangun Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia, diperuntukkan untuk SMA 1 Padang. Rencana bangunan SMA 1 sekarang akan diruntuhkan dan dibangun untuk pengembangan SMP 1 Padang.*** Wan/Abadi |
| Home |
| Profil |
| Pemerintahan & DPRD |
| Keuangan, Pembangunan dan Harga |
| Peluang Investasi |
| Pariwisata |
| Hotel & Restoran |
| Sarana & Prasarana |
| Potensi Daerah |
| BukuTamu |
| Kontak |
| Dinas Kominfo |
| AKSI DARURAT PASCA GEMPA |
Kurs
| Jual
| Beli
|
|---|---|---|
USD |
00,00 |
00,00 |
SGD |
00,00 |
00,00 |
JPY |
00 |
00 |
GBP |
00,00 |
00,00 |
EUR |
00,00 |
00,00 |
Updated: 2010-09-04 00:00:37
|
||
