| HALAL BI HALAL DI GEDUNG BGD AZIZ CHAN |
|
PADANG--Para PNS di lingkungan Pemerintah Kota Padang pada hari kedua masuk kerja setelah merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1430 H tahun 2009 melakasnakan acara Halal Bi Halal di ruang gedung BGd Aziz Chan, Jumat (25/9/2009). Tampil sebagai penceramah ustad Riswardi Dt. Marajo dihadapan Walikota H. Fauzi Bahar, Wakil Walikota H. Mahyeldi, Sekda Emzalmi, para asinten, kepala Dinas, Badan, bagian dan seluruh pegawai yang memenuhi ruangan gedung Bgd Aziz Chan itu. Ustad Dt. Marajo memberi judul ceramahnya, “seharusnya puasa Ramadhan menjadikan kita umat yang jujur.†Awalnya nada ceramah yang disampaikan Riswardi biasa-biasa saja, namun beberapa saat kemudian ketika menjelaskan tentang kejujuran dan tagwa mulai dari pegawai hingga pejabat Walikota Padang harus mengoreksi dan mengevaluasi diri terhadap pekerjaan yang dilakukan sebagai PNS. Ceramah siraman rohani Riswardi terus menyelimuti ruang BGd Aziz Chan, jujur harus ditanamkan dalam diri, tidak seperti kemarin, Walikota Fauzi Bahar marah-marah saat hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran. Walikota Fauzi Bahar marah karena pegawai tidak jujur, diberi libur 5 hari, ditambah sendiri. Sosok manusia jujur telah menjadi makhluk langka di bumi ini, awak urang islam tapi banyak indak jujur. Malahan sejarah kejujuran juga diceritakan ustad Dt. Marajo, tampaknya dengan tujuan supaya para PNS dan pejabat yang tidak jujur merubah sikapnya menjadi jujur. Kalau bukan hak dan milik kita jangan dimakan, dan jika dilakukan Allah Swt memperlihatkan kebesarannya. Misalnya saja, ketika kita punya anak jadi elle. Nah, hebatnya, sang bapak marah-marah pada anak yang kurang sehat itu. Padahal kita sendiri sebagai bapak yang salah, soalnyo malantaan pitih korupsi . Sehubungan dengan itu, kini lebih mudah mencari orang-orang pintar daripada orang-orang jujur. Manusia semakin jauh dari nilai-nilai kejujuran dan terhempas dalam kubangan materialisme, cendrung menghalalkan caranya sendiri. Dan diakhir ceramah ustad Dt. Marajo menanyakan kepada para PNS yang memenuhi gedung Bgd Aziz Chan, mulai besok bisa menerapkan kejujuran dalam bekerja. Secara serentak menjawab dengan mau. Walikota Padang H. Fauzi Bahar dalam kesempatan acara Halal Bi Halal menyampaikan sebagai umat islam, kita diwajibkan untuk menyambung silaturrahim dan dilarang memutuskannya. Sejalan dengan itu, para PNS jujurlah dalam bekerja. Jangan sampai dari rumah datang ke tempat kerja, tandatangan absen, sertelah itu menghilang. Ini hasilnya sama dengan nol. Untuk itu, lebih baik ajukan cuti satu kali dalam enam bulan atau citi tahunan 15 hari. Ini akan lebih baik dari pada datang bekerja hanya berpura-pura saja. Jadi, untuk meningkatkan disiplin kerja para PNS di lingkungan Pemko Padang, tahun depan absen menggunakan sidik jari (Finjer Print). Sehingga para PNS tidak bisa lagi berbohong dalam absen kehadirannya dalam bekerja. Sejalan dengan itu, Sekda Kota Padang Ir. Emzalmi, Msi juga menyampaikan, bulan suci Ramadhan 1430 H telah kita isi dengan sebaik-baiknya, mulai dari semarak Ramadhan, kegiatan pesantren Ramadhan diseluruh rumah ibadah di Kota Padang. Kegiatan pesantren Ramadhan tersebut berjalan dengan baik , lancar dan sukses. Maka pelaksanaan pesantren Ramadhan 1430 Hijriah tahun 2009 juga dinilai dan pemenangnya diberi hadiah. Sementara Ketua Tim penilai Pesantren Ramadhan 1430 H, Prof. Dr. H. Duski Samad, MA, Sekretaris Al-Amin S.Sos telah memutuskan untuk juara I diraih pelaksana Pesantren Ramadhan Masjid Ikhwanul Muslimin, Pengambiran Kecamatan Lubuak Begalung, Juara II masjid Darus Sakinah Kubu Dalam Parak Karakah Kecamatan Padang Timur, juara III masjid Jamik Ansharullah Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat,. Untuk juara harapan I diperoleh pelaksana Pesantren Ramadhan masjid Darul Falah, Koto Lua Kecamatan Pauh, harapan II masjid Nurus Sakinah Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, harapan III masjid Al-Hidayah dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah. IRWANDI RAIS
|