Fauzi Bahar : "Pemberantasan Korupsi Tidak Bisa Ditawar Lagi"

Padang,

Image
FAUZI BAHAR
Pemberantasan tindak pidana korupsi tidak bisa ditawar-tawar lagi untuk mengamankan  pembangunan nasional dan dilakukan secara konrehensif yaitu  dengan upaya pencegahan, disamping melakukan penindakan secara hukum  bagi pelaku tindak pidana korupsi. Demikian ditegaskan Walikota Padang Fauzi Bahar ketika meresmikan Kantin Kejujuran di SMKN 7  dan Kantin kejujuran SMPN  11 di Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa  (18/8), didampingi Ketua Umum KNPI Pusat DR. Dody Susanto SH,MS.i, Kajati Sumbart, Wakil Walikota Padang H.Mahyeldi ,SP Kejari Padang, Slamet Riady SH dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Nur Amin.

Image
MAHYELDI ANSHARULLAH
Perbuatan korupsi identik dengan perbuatan tidak jujur. Sifat jujur atau tidak jujur sangat tegantung  dengan lingkungan keluarga dan lingkungan pendidikan (Sekolah). Perbutan korupsi ini tidak akan habis. Apabila nilai-nilai kejujuran ( Sifar jujur) tidak lagi dibudayakan baik di lingkungan pemerintahan, maupun di lingkungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, katanya.

     

                  

               

               === <by. Ir. S.M. Abadi, MM / Pemberdayaan  Telematika Kominfo> ==== 

Menurut Syafril Rustam,SH, dihadapan ratusan Siswa  dan para pendidik (Guru), dsala rangka menjadikan Negara kita ini bebas dari para pelaku korupsi untuk jangka panjangnya, maka Kejaksaan RI bekerja sama dengan Karang taruna dan Pemerintrah  membentuk suatu program bernama “ Kantin Kejujuran “ suatu prgram preventif pemberantasan korupsi, dalam rangka merevitalisasi kembali watak/karakter bangsa dengan program Kantin kejujuran di setiap sekolah dengan sasaran para generasi muda sebasgai calon  pemimpin masa depan.

Program Kantin kejujuran sejalan dengan rencana aksi nasional  pemberantasan korupsi sebagai kewajiban bagi pemerintah pusat dan daerah mempercepat6a dalam pemberantasan tindak pidana korups ujar kejati.

Bagi  masyarakat kitadi ranahg Minang ini bahwa Kantin ini sama dengan lapau , kadai tempat berbelanja. Namun Kantin kejujuran yang dicetuskan Kejaksaaan RI bersama Karang  Taruna  “lapau “tanpa  diawasi oleh pemilik  warung, ambil barang sendiri,bayar sendiri dan abil  kembali uang sendiri. Disini pengawasnya adalah  kejujuran ( Sifat jujur). Anak sekolah  apabila  berbelanja di kantinnya dengan  jujur, tidak berdusta, berbohong dan takut kepada Allah,SWT untuk tidak jujur.

Apabila kebiasaqn ini terus mmenerus dilakukan oleh  siswa (generasi)  muda selama mengiokuti jenjang pendidikan  akan menjadikan suatu budaya sehingga tiombiul watak/karakter dan keperibadian yang jujur dan taqwa kepada Allah jelas Kejati.

Dampak dari  pembentukan  watak/karakter dan  akhlak dari kalangan generasi muda untuk 20 tahun kederpan nakanya kita mulai sejak sekarang melalui aktivita di kantin kejujuran disamping kegiatanj dibidang keagamaan dan termasuk diantaranya dalam pelaksanan Pesantren  ramdha n yang akan kita laksanakan dalam bulan Ramadhan ini. Semua anak sekolah mulai dari SD samnpai SLTA wajib mengikuti Pesantren Ramadhan, kata Wako.

Sementara peresmian Kantin Kejujuran di SMPN 11 Padang Kejati didampingi   Wakil Walikota Padang H.Mahyeldi SP. Sedangkan  Lomba lagu Mars Adhiyaksa untuk tingkat SLTA se Kota Padang  dibuka Walikota Padang  Fauzi Bahar di SMKN 7 Padang sebelum peresmian Kantin Kejujuran.

Pengalaman belajar diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik, sehingga siap digunakan untuk memecahkan problema kehidupan yang dihadapinya. Pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik diharapkan juga mengilhami mereka ketika menghadapi problema dalam kehidupan sesuangguhnya ingat Wako.

 
Advertisement
counter