|
 SELAM DUNIA BUNAKEN H. Fauzi Bahar yang juga Walikota Padang bersama 2.658 penyelam dari dalam dan luar negeri, melakukan penyelaman ke dasar laut Pantai Malalayang, Manado, Minggu lalu. Rekor dunia pun terpecahkan dalam rangkaian iven Sail Bunaken 2009 itu. Yakni, mengalahkan rekor dunia selam massal yang pernah dicatat di Maladewa tahun 2007 ketika itu, 925 orang. Sekitar 45 menit, Fauzi, satu regu dengan Kasop KASAL Laksamana Muda Edi, menyelam di kedalaman 13-15 meter. Fauzi Bahar turut sebagai peserta mengikuti upacara pemecahan rekor yang dipimpin Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik (sebagai inspektur upacara) dan Kadispen TNI-AL Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul selaku komandan upacara.
"Saya sangat puas bisa mengikuti iven ini. Karena skalanya bukan nasional, tapi internasional. Pecahkan rekor dunia lagi. Iven ini merupakan hari istimewa pula bagi saya. Tepat 16 Agustus, saya berulang tahun yang ke-47. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, ultah bersama anak dan istri di rumah, sekarang saya ultah di dasar laut," ujar Wako Padang, Fauzi Bahar.
Sebelumnya, telah latihan fisik di tengah-tengah kesibukannya sebagai Wako Padang. "Saya juga mengikuti gladi bersih dalam dua tahap. Yakni latihan kering dan latihan bawah air,†kata mantan pasukan Katak itu. Sebelum menjadi walikota, putra Kototangah itu sudah ditempa di pasukan elite TNI AL. Jadi, bagi Fauzi menyelam, bukanlah hal yang aneh "Saya bangga dapat kembali melakukan penyelaman ke dasar laut bersama rekan-rekan seangkatan saya di TNI AL. Saya sangat puas kembali ke dunia laut. Dua tahun mendatang, kita akan gelar iven serupa ini di Padang. Lokasinya bisa saja di Pantai Padang, Pulau Sikuai atau di Teluk Bungus," ujar Wako Fauzi Bahar.
Bicara keindahan dasar laut, tambah Fauzi, ternyata dasar laut Padang tidak kalah indah dengan Manado. â€Oleh sebab itu, saya berharap kepada seluruh warga kota, khususnya generasi muda agar tetap menjaga dan melestarikan isi laut, seperti terumbu karang,†ulasnya. (*)
|