| Pemko Padang Rintis KTP Online |
|
PADANG--Pemko Padang pada tahun 2009 ini akan segera menarik dan memutihkan semua KTP yang beredar di masyarakat. Hal ini seiring dengan telah ditetapkannya Kota Padang sebagai kota Pilot Proyek penggunaan KTP Berbasis NIK Nasional dengan sistem Online alias KTP Chip. Menurut Kepala Catatan Sipil (Capil) Pemko Padang, Vidal Triza SH memberlakukan sistem baru itu baruPemerintah Pusat melalui Departemen Kependudukan mempercayakan kepada Pemko Padang. Prosesnya akan memakan biaya mencapai Rp 18, 1 miliyar. Namun, Pemko Padang hanya perlu menganggarkan dana senilai Rp 2,1 miliyar, karena pemerintah pusat melalui APBN telah menyokong dana senilai Rp16 Miliyar untuk kota Padang. Dana itu diambil dari jatah empat kota yang terpilih sebagai pilot proyek pemberlakuan KTP online ini senilai Rp 66 Miliyar itu. Memberlakukan sistem pendataan penduduk terbaru dan canggih ini, kata Vidal akan melihatkan sekitar 9000 petugas RT dan RW di kota Padang. Namun, jika kota Padang tidak segera menganggarkan maka dana yang sudah diperuntukan tersebut akan berpindah secara otomatis ke kota lain. Sehingga akibatnya APBD ke depan akan mempunyai beban yang cukup berat. Sementara itu Ketua Pansus Belanja Langsung yang diketuai Afrizal mengatakan penganggaran tersebut perlu pembahasan gabungan dengan tiga Pansus. Ketiga pansus yang terdiri dari Pendapatan, Belanja tidak langsung dan belanja langsung sendiri harus terlibat dalam penganggarannya. * |