ISRA’ MI’RAJ BISA JADI INTROSPEKSI DIRI

Orang  Yang Mencitai Dunia Hidup Gelisah

PADANG—Pemko Padang melaksanakan peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Nurul Iman berlangsung khidmad,Jumat (24/7/2009). Hadir dalam kesempatan peringatan hari besar Islam itu, Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Muspida, Sekda Emzalmi, Asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor, Kodim 0312 dan para PNS. Buya H. Bagindo M.Letter tampil sebagai penceramah  Isra’ Mi’raj mampu memberikan penjelasan tengtang kebesaran Allah SWt dalam menjelani hidup ini.

 Kata Buya Letter, arti penting melakukan peringatan Isra’ Mi’raj  karena manusia mempunyai sifat lupa, buktinya  ruang angkasa yang luas dan di laut membentang dengan luas masih terjadi  peristiwa tabrakan. Hal ini karena manusia memiliki sifat lupa.

Dalam Al Qur’an dikatakan, lanjut Lertter,  manusia diciptakan penuh dengan kegelisahan (angkuh, sombong dll) kecuali orang yang beriman yang melakukan shalat, orang yang selalu mengingat Allah Swt. Shalat adalah membangun keseimbangan antara dunia dan akhirat, orang yang shalat hidupnya akan tenteram dan orang yang mencintai dunia hidupnya akan selalu gelisah. dan lupa  kepada Allah SWT.

Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, Msi menyebutkan Isra’ Mi’raj  adalah suatu mujizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, karena  tidak satupun makhluk yang bisa termasuk Malaikat  keistimewaan ini hanya kepada Nabi Muhammad diberikan Allah untuk menerima perintah Shalat. Itulah arti pentingnya shalat bagi manusia. Untuk itu jadikan Mementum Isra’ Mi’rat sebagai Introspeksi diri.

Disebutkannya,   PNS sebagai panutan masyarakat di lingkungan timpat tinggal agar dapat menjadi tauladan,  terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di kota Padang.  PNS banyak yang menjadi tokoh masyarakat dan pengurus Masjid, untuk itu imbaulah warganya untuk melakukan shalat berjamaah, karena shalat berjamaah lebih baik dari pada sendiri-sendiri, di samping pahalanya lebih besar, jika  dibandingkan. Jamaah yang shalatnya khusuk dan pakaiannya bersih suci maka semua jamaah akan dinilai khusuk oleh Allah SWT, kata Fauzi Bahar

Diingatkan Walikota,  apabila telah terdengar azan berarti waktu shalat sudah masuk,  untuk itu hentikanlah semua aktifitas dan bersegeralah ke masjid / Mushala  untuk melakukan shalat wajib dengan berjamaah. Sejalan dengan itu juga diingatkan kpada umat,  setiap mau keluar dari rumah jangan lupa berdo’a,yakinlah Allah akan melindungi kita,ini telah saya buktikan jatuh dengan kedalaman sekitar 50 meter alhamdulillah saya selamat,kata Fauzi Bahar.

Irwandi Rais

 
Advertisement
counter