| Calon Diplomat Deplu Belajar ke Padang |
|
Padang.
Kenapa para calon diplomat ini perlu tahu tentang hal ini? Lebih lanjut Darmansjah menjelaskan, adalah karena para calon diplomat ini akan ditempatkan di seluruh dunia. Mereka harus bisa mempromosikan semua potensi yang dimiliki oleh seluruh daerah di Indonesia kepada dunia sebagaimana bunyi pantun yang diucapkannya sebagai berikut: “Gunung Singgalang pohonnya berjajar Gunung Merapi pohonnya reboisasi Kami datang untuk belajar Agar bisa berpromosi.†Selain menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya, Kepala Pusdiklat Deplu ini juga menyampaikan terima kasih kepada Walikota Padang atas sambutan yang sangat bersahabat dan meriah. bahwa diantara 120 orang calon diplomat ini terdapat 6 orang dari Kota Padang. Dari enam orang ini, dua orang tamatan Universitas Andalas Padang, satu orang tamatan Al Azhar University Cairo Mesir, satu orang tamatan UGM Yogyakarta, dan dua orang tamatan Universitas Indonesia. Nama-nama mereka adalah: Kuntum Khaira Ummah (Al Azhar), Sri Ramaytin (UI), Yuni Rizalina (UGM), Wahyu Perdana (UGM), Adella Virosa (Unand), dan Dhanny Arifin (Unand). Menjawab sambutan Kepala Pusdiklat Deplu, Walikota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si., menyatakan bahwa, “Siapapun yang mengunjungi Kota Padang adalah tamu kami yang terhormat. Apalagi kedatangannya untuk mengetahui dan mempromosikan potensi kekayaan alam dan budaya yang kami miliki.†Agar tujuan kedatangan calon diplomat ini tercapai, dalam sambutannya wako mengemukakan tentang potensi alam dan kebudayaan Kota Padang. Selain itu, wako juga mengekspose tentang program dan kebijakan Pemko Padang di bidang pariwisata dan pembinaan akhlak generasi muda. Di akhir sambutannya, Fauzi mengharapkan kepada semua calon diplomat untuk dapat mempromosikan potensi alam, budaya, dan pariwisata Kota Padang kepada seluruh negara tempat calon diplomat nanti bertugas agar Kota Padang lebih dikenal di luar negeri dan kunjungan wisatawan mancanegara semakin banyak ke Kota Padang. Acara yang dimeriahkan dengan penampilan kesenian dari Group Satampang Baniah ini membuat para calon diplomat ini terpukau, senang, dan terhibur. Bagi mereka, tidak sia-sia bisa belajar ke Padang . Salah seorang calon Diplomat, Fadhly Ahmad Bahmit (asal Manado ), mengatakan bahwa ia betah tinggal di Padang dan ingin lebih lama lagi di Padang . “Saya suka Padang , kotanya bersih, potensi alam dan budayanya sangat tinggi. Apalagi, orang-orangnya ramah dan pintar-pintar. Seandainya, kalau saya belum punya ‘calon’, saya ingin mengambil isteri orang Padang ,†nyatanya terus terang. |