| KANTIN KEJUJURAN SDN 06 KP LAPAI DIRESMIKAN |
|
Program Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Kata mantan Kepala Bappeda Emzalmi, Kantin kejujuran merupakan upaya untuk mendidik akhlak siswa agar berperilaku jujur. Dan kantin itu kebutuhan untuk warga sekolah, mereka tidak berkeliaran lagi keluar untuk mencari makanan ketika sedang istirahat. Di kantin kejujuran berlangsung transaksi yang tidak dijaga, hanya mengedepankan kejujuran, seluruh harga makanan kecil dan minuman disertai, mulai dari harga Rp 500–Rp2000. Kota uang disediakan untuk menampung uang jajan murid-murid dan guru yang berjumlah 244 orang dan murid 731 orang. Di kantin ini, kesadaran siswa sangat dituntut untuk berbelanja dengan membayar dan mengambil uang kembalian, jika memang berlebih, tanpa harus diawasi oleh guru atau pegawai kantin. Salah satu motto yang ditanamkan di kantin ini adalah “Allah Melihat Malaikat Mencatat†kelakuan kita. Kepala SDN 06 Kampung Lapai Sesnawarni menyebutkan, kita akan menata kantin kejujuran ini dengan sebaik-baiknya. Tujuannya suapaya murid-murid tertarik untuk jajan ketika istirahat. Bersama menanfaatkan Kantin ini sembari menanamkan kejujuran dalam jiwa murid-murid. Amati mereka ketika jajan, kalau uangnya ada kembalian, dia akan mengambil uang kembaliannya. sifat jujur merupakan penangkal yang efektif dari segala kegiatan yang dilakukan setiap hari. Lalu, jika terjadi kantin kejujuran ini merugi, kata Sesnawarni perlu diperbaiki manajemennya. Dan tanamkan kejujuran kepada seluruh warga sekolah, tanpa pengecualian. Sebenarnya justru melalui program Kantin Kejujuran ini mempermudah guru untuk mendidik akhlak murid-murid. Sebab, tugas guru tidak hanya melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi lebih dari itu guru turut bertanggung jawab dalam membina kepribadian siswa. YURIZAL/Irwandi Rais
|