Siswa Tak Mampu Berprestasi Menikmati

4.121 Pelajar Terima Beasiswa

PADANG--Pemko Padang dibawah kepemimpinan H. Fauzi Bahar, dan H. Mahyeldi Ansyarullah setelah memberikan program gratis,  Berobat gratis ke Puskesmas, KTP, Akte kelahiran dan Kartu Keluarga gratis juga  " komit sebagai kota pilot project di Indonesia dalam pengelolaan dana zakat. Dan  Pemko Padang  meluncurkan lagi program ”Padang Cerdas”. 

Program Padang Cerdas ini adalah program beasiswa untuk pelajar dari dana zakat diutamakan siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu. Di Lapangan Imam Bonjol, Ketua Bazda (Badan Amil Zakat Daerah) Kota Padang menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa senilai Rp1,231 Milyar kepada Wawako Padang, H. Mahyeldi.

 

Di lapangan Imam Bonjol, Minggu (24/5 2009). yang dipenuhi siswa dan orang tak mampu itu,  Beasiswa Rp1,231 Milyar  diberikan kepada 4.121 pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. Rincian,  murid SD mendapat bantuan beasiswa Rp240 ribu, pelajar SMP Rp300 ribu dan siswa SMA Rp 400 ribu.

 

Ketua Bazda Padang Prof, Dr. H. Salmadanis, MAg didampingi Koordinator Ustad H. Maigus Nasir mengatakan dana zakat Pemko terhitung Januari-April 2009 telah terkumpul sebanyak Rp 2.102. 983.054. Zakat yang terkumpul tersebut bukan dari PNS Pemko saja, melainkan juga dari pihak swasta. Sebelumnya, Pemko Padang telah memanfatkan dana zakat sebesar Rp400 juta untuk ongkos transportasi berobat gratis Maret lalu. Selain itu, dana zakat Pemko juga dimanfaatkan untuk bantuan insidentil (bantuan agama, bencana, beasiswa perguruan tinggi) untuk 219 orang, sebesar Rp 267.676.600

Tahun 2008, maksimal perolehan zakat Rp160 juta per bulan, kini naik hingga Rp900 juta. Zakat ini tidak hanya dari kalangan PNS, tapi juga dari masyarakat umum, kata Mahyeldi. Rekrutmen penerima beasiswa dana zakat ini, dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang. Tim Disdik dalam hal ini, mendata siswa kurang mampu, dengan cara mengecek langsung ke rumah siswa. Proses rekrutmen ini dilakukan agar penyaluran beasiswa tepat sasaran. Pelajar yang menerima bantuan, umumnya rangking 10 besar.

Pelajar rangking 10 besar saat kenaikan kelas Juli mendatang, otomatis mendapat beasiswa yang sama. Oleh sebab itu, pelajar yang memiliki rangking 10 besar, agar melapor ke Dinas Pendidikan. Terutama siswa tak mampu,” ujar Wawako. Melalui program ”Padang Cerdas” ini, tidak ada alasan lagi anak-anak yang tidak bersekolah.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan biro perjalanan haji dan umrah TP Al Haram untuk pengumpulan dana zakat. Selain itu, juga dilakukan MoU dengan Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol dan UPI (Univeristas Putra Indonesia) terkait bimbingan belajar terhadap siswa/pelajar berprestasi penerima dana zakat.

 Irwandi Rais

 
Advertisement
counter