SPDN Kurang Pasokan Dari Pertamina

PADANG—Di Kota Padang Solar Paket  Dealer Nelayan (SPDN) atau tempat pengisian Bahan Baker Solar (BBS), khusus untuk kapal  nelayan, satu-satunya di Pasia Nan Tigo, pantai Pasir Jambak. SPDN ini telah beroperasi semenjak 19 Februari 2009 lalu,  namun baru bisa melayani kebutuhan bahan bakan solar untuk 94 unit kapal-kapal nelayan. Ini sesuai dengan jatah yang diberikan Pertamina sebanyak 84 kilo liter perbulan. Sedangkan dalam satu hari bisa terjual sekitar 6-7 ton. Jadi  jatah yang diberikan Pertamina hanya bisa melayni kebutuhan BBS hingga 20 hari. Kurang untuk 10 hari lagi dalam satu bulan.

Hal ini diungkapkan Pemilik SPD Effendi (48) di ruang kerjanya Kamis (21/5/2009). Untuk meminta kekurangan BBS tersebut telah disampaiakan melalui surat baik ke pihak Pertamina, maupun ke Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang.  Tapi hingga kini belum juga terealisasi, entah apa penyebabnya. Rasanya sudah bosan menunggunya.

            Sejalan dengan itu, setiap menjual Solar, selalu diberi faktur, nama, bagan milik siapa, jumlah liternya. Padan intinya setiap pembeli lengkap data-datanya, bukan main jual saja. D an setiap bulan selalu membuat laporan ke Pertamina dan ke Dinas Kelautan dan Perikanan, paling lambat tanggal 3, diantar langsung. 

            Menurut Efendi setidaknya Pertamina memberikan jatah dalam satu bulan itu, 180 ton atau 360 kilo liter  baru bisa melayani seluruh  kapa–kapal nelayan di Kota Padang.  Sejalan dengan itu, Pihak SPDN juga melakukan pembinaan untuk ibu-ibu Kelompok  Wanita  Nelayan, beranggotakan 15 orang. Bentuk pembinaan yang diberikan adalah pengolahan Ikan Tri, Ikan Asin, dan penampungan iakan basa. Hal ini dilakukan dalam rangkan meningkatkan perekonomian para kaum ibu di sekitar Pasie nan Tigo.*

                                                                                                                        Irwandi Rais

 
Advertisement
counter