Masyarakat Menunggu Janji Anggota Dewan

PADANG--Untuk menggerakkan pembangunan  di Kotra Padang  baik sekarang dan kedepannya tidak bisa hanya diandalkan melaui anggaran dari APBD saja, melainkan membutuhkan bantuan  baik Pemprop Sumbar dan  pemerintah pusat melalui APBN. Baik bantuan dari Pemprov Sumbar dan pemerintah pusat  tidak terlepas dari  peran anggota DPRD Sumbar untuk memperjuangkan.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat kepaad anggota DPRD Sumbar kususnya  terhadap  anggota dewan  pemilihan wilayah 1 Padang-Mentawai untuk menikndak lanjuti aspirasi dari masyarakat agar pembangunan di Kota padang dapat bejalkn sebagaimana diharapkan warga kota, kata wawako Padang, Mahyeldi,SP ketika menerima  kunjungan  anggota DPRD Sumbar sebanyak 12 orang dengan pimpinan  rombongan, Sawir Taher di runag sidang Balai Kota, Rabu kemarin.

Pada kesempaatn itu Wawako mengekspos seputar  kegiatan pembangunan di Kota  Padang  sesuai dengan Misi dan Visi Kota Padang kedepan yaitu  Adat Basandi Sarak Sarak Basandi Kirabullah. Sekarang Pemko Padang menggiatkan pembangunan dibidang keagaman dengan tidak mengesampingkan pembangunan dibidang fisik.

Dengan turunya anggota DPR ke lapangandalam menampung aspirasi dari masyarakat, maka kegiatyan pembangunan baik sekarang dan kedepan dapat berlanjut serta ditingkatkan. Justru itu  anggota dewan akan bnanyak menerima masukan dari berbagai syaran akan diampaikan masyarakat untuk dijadikan bahan pertimbangan oleh  anggota dewan untuk memperjuangkan di tingkat Provinsi dan Pusat, katanya.

Sementara tokoh masyarakat dari LKAAM Kota padang Iskandar dalam acara diolokdengan anggota Dewan masih mempertanyakan sejauhmana peran dan tanggung jawab anggota terhormat ini memperjuangkan aspirasi dari masyarsakat dalam membangun kota. Saelama ini,kata Iskandar, belum begitu dirsakan  fungis anggota dcewanm dalam memperjauyngkanaspierasi tersebut batrru sekadar menampoung dan meneriuma ,belum ada tindak lanjutnya secara konkrit, tegas orang tua adat ini.

Disatu sisi suara pemeri9ntah dan anghjota dewan cukup keras tentang adat basandi sarak sarak basandi Kirabulklah tetapi keberadan adat danm buaya itu baru sebatas  di tempelkan, kadangkala ditempelkan kepada Pariwisata dan belum ada  peraturan dan undang-undang  untuk membangun adat dan budaya ,setiap mengadakn kegiatan selalu mengemis. Kalau serius pemerintah dan DPRD untuk membangun adat dan budaya ini tolong butakan  Perdanya, ujar Iuskandar.

 Pada kesemapatn itu Kepala Dinas  Pemuda dan Olahraga Kota padang diwakili Drs.maidison mempertanyakan sikap dan tanggung jawab DPRD Sumbar dalam membangun  untuk melahirkan olahrawagan yang berprestasi. Sedangkan sartan dan prasarana olahrag untuk melahirkan olahragawan berprestasi itu masih terbatas.  Sarana dan prasarana olahga seperti Gor  di Sumbar jhauh ketiunmggaklan oleh daerah lain. Tidak mungkin kita dapat melahirkan  bibit-bibit olahraga berprestasi tanpa didukung oleg sarana dan parasara yang lengkjap terutama tempat latihan, ujar Maidison.

Dari kunjungan kerja anggota dewan Dapil I Padang - Mentawai  cukup banyak menerima masukan  baik dari Wakil Walikta -  pemuka masyarakat  dan unsur Kepala Dinas di lingkungan Pemko Padang  tinggal lagi tugas dan anggung jawab merekja sebagai wakil rakyat untuk membutikan janjinya itu. Masuarakat ,menunggu. Realisasi dari perjuangan anggota dewanb setelah dapat masukan dari warga kota. #Rel

 

 
Advertisement
counter