UTUSAN INDONESIA KE NEGARA JEPANG

Kemal dari SMAN 10 Padang dan M. Naufal  Siswa SMAN 1 Bandung

PADANG--Negara Indonesia akan mengutus dua orang siswa SMAN dan 2 orang siswa SMKN  ke Jepang untuk mengikuti program  Asian Youth Exchange in Okinawa. Siswa yang akan diutus tersebut melalui penseleksian di Lembaga Penelusuran Minat Pendidikan (LPMP) di Jakarta Pusat Februari 2009 lalu. Penseleksian  diikuti 160 siswa dari SMAN Favorit di Indonesia. Dari 160 siswa itu, yang lulus dari penseleksian, Kemal Anshari E siswa kelas II SMAN 10 Padang, Sumatera-Barat dan M. Naufal Ashshiddig siswa kelas II SMAN 1 Bandung.

Hal ini  dengan bangga diungkapkan Kepala SMAN 10 Padang Drs. H. Safarni Budaya Putra didampingi Wakil Kepala Kesiswaan Drs. Emrizal, M. Si dan  siswa Kemal Anshari E di ruangkerjanya, Selasa (31/3/2009). Prestasi yang diraih Kemal siswa kelas II ini harus disyukuri para mejelis guru dan orang tuanya. ”Bayangkan Kemal bertarung dari 159 orang siswa utusan dari SMAN Favorit di Indonesia/atau dari 28 Provinsi. Ternyata hasilnya, Kemal mampu memperlihatkan kemampuannya dengan baik. Dan seorang siswa lagi dari SMAN 1 Bandung.

            Untuk sementara Kemal dan M. Naufal siswa SMAN 1 Bandung yang akan berangkat ke Jepang untuk mengikuti  program  Asian Youth Exchange in Okinawa, 5 -24 Agustus 2009. Prestasi yang diraih siswa ini adalah kebahagian bersama. Semoga saja prestasi, sekaligus menaikkan citra sekolah ini bias pula diikuti siswa yang lainnya, sebut Safarni.

            Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Drs. Emrizal, M.Si menyebutkan, selama dua pekan Kemal berada di negeri Sakura itu, akan mengikuti kegiatan sosial,  dan budaya. Kemal akan mengekpos tentang hal tersebut di Jepang. Bekal pengetahuan tentang sosial dan kebudayaan telah dimiliki Kemal dengan baik. Dan prestasi gemilang ini, telah dua kali diraih Kemal, dulu juara pidato dalam bahasa Inggris di Indonesia.

 Kemal Anshari E siswa kelas II menuturkan, tes yang diikuti di Jakarta kemampuan dalam berbahasa Inggris, tes IQ, Psikotes, dan budaya.  Alhamdulillah semua soal bisa dikerjakan dan diselesaikan dengan baik. Dan berhasil, maka ditunjuk untuk utusan ke Jepang bersama M. Naufal dari SMAN 1 Bandung.

Lalu, tentang mampu berbahasa Inggris ini, memang bakat dari kecil dan mempelajari dengan serius  semenjak masauk SMP dulu. Sehingga kini, bisa berbahasa Inggris tersebut telah menjadi modal dalam hidup, ketemu orang asing sudah bisa berbicara dengannya. Jadi, semoga saja, tak ada kendala jadi utusan Negara Indonesia ke Jepang. Lumayan untuk menambah pengetahuan  selama dua minggu di sana.*

                                                                                                            Irwandi Rais

 
Advertisement
counter