SBY Disambut Musik Rabana Subarang Padang

Bangga Pertumbuhan Ekonomi Sumbar

Padang - Minggu 29 Maret 2009 dari pukul 11.30 wib  menuju pusat kota Padang macet, seperti di ibu kota Jakarta. Dari seluruh penjuru menuju lokasi kampanye Partai Demokrat di lapangan Imam Bonjol terpaksa berangsur-angsur dan jalan kaki. Sementara aparat kepolisian mengatur lalulintas dengan ketat. Namun tak terdengar suara keluhan dari masyarakat,  yang penting bisa mendengarkan orasi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono yang juga Presiden RI itu. Dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), rombonbagn SBY menggunakan empat bus, membawa sejumlah artis dan petinggi Demokrat  dari pusat.


Terlihat Andi Malarangeng dan Anas Urbaningrum serta sejumlah artis nasional memeriahkan kampanye Demokrat di  lapangan imam Bonjol Kota Padang. SBY sampai di lapangan Imam Bonjol,  sekitar pukul 14.00 WIB  musik rebana langsung menggema dimainkan kelompok Qasidah Remaja Subarang Padang. SBY langsung naik panggung untuk berorasi sekitar 30 menit dan selesai sekitar  pukul 14.30 WIB. Dalam orasinya juga juga mengucapkan permohonan maaf karena terganggunya sejumlah jalur lalulintas akibat kampanye  partai Demokrat di lapangan Imam Bonjol.

Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono bangga dengan pencapaian perekonomian Sumbar sebesar 6,4 persen. Angka tersebut dinilai SBY lebih baik dari pertumbuhan perekonomian nasional. Untuk itu SBY berjanjji mendukung penuh pariwisata Sumbar, pada tahun 2007 berhasil meraup 5 juta wisatawan. Angka itu lebih baik dari kunjungan wisata tahun 2006 yang hanya mencapai 4,6 juta wisatawan.

Dukungan yang diberikan pemerintah adalah  membangun pariwisata Sumbar. Hal itu juga telah dikemukakan  dalam pertemuan PM Malasyia, Ahmad Badawi di Bukit Tinggi tahun 2007 lalu.  Membicarakan pariwisata Sumbar serta seluruh tokoh dan gubernur, Bupati dan Walikota di Sumbar mendengarnya, ungkap SBY ketika berorasi kampanye Partai Demokrat di Lapangan Imam Bonjol, Minggu 29 Maret 2009.

 Sejalan dengan itu, SBY mengajak agar warga Sumbar bersyukur terhadap  kemajuan selama ini. Disamping itu,  SBY juga memuji peningkatan pendapatan Sumatera Barat mengalami pertumbuhan dari Rp 4 triliun pada tahun 2006 menjadi Rp 7,3 triliun pada tahun 2007.

Dan memuji kemajuan Minangkabau, serta mengungkapkan sejumlah peristiwa penting di Sumbar selama kepemimpinanya. Penetapan hari Bela Negara yang dimulai pada tahun 2006 dijadikan untuk mengenang peristiwa PDRI. Penetapan Natsir sebagai pahlawan nasional pada tahun 2008.

Untuk itu, SBY menghimbau warga untuk tidak menyia-nyikan terhadap apa yang telah diraih. Bahu membahulah untuk melanjutkan pembangunan di Sumbar. "Warga sumbar harus bahu-membahu untuk melanjutkan pembangunan di Sumatera Barat.

 Ribuan massa yang memadati Lapangan Imam Bonjol Padang, Sby meminta  untuk melanjutkan sejumlah program pemerintah yang pro rakyat. Kini, sebut SBY  kondisi politik dan keamanan berjalan baik dan kerusuhan pun mulai berkurang. Kondisi itu sangat perlu mendapat dukugan dari semua masyarakat. SBY  juga mengajak massa Demokrat di Padang untuk memilih partai bernomor urut 31 pada Pemilu legislatif 9 April 2009.

SBY juga menyampaikan,  program pemerintah memberantas korupsi dan sejumlah kebijakan ekonomi yang mampu mendukung perekonomian nasional ke arah perbaikan. Program Bantuan Langsung Tunai (BLT), PNPM dan kredit bagi pengusaha kecil.

Untuk menghibur ribuan  massa Partai Demokrat menghadirkan, Changcuter dan Andra and The Backbone. SBY menyanyikan lagu “Demokrat Berjuang Untuk Rakyat” dalam irama rock n roll. Sedangkan di sesi kedua, Andra menghibur massa kampanye yang berjubel hingga ke jalanan dengan lagu Demokrat Sempurna.

Orasi SBY dibagi tiga bagian, dan diselingi dua lagu  dari group band papan atas.

SBY mengucapkan terimakasih pada orang Minang yang telah mendukung program pemerintah. Sejauh ini, kampanye akbar Demokrat di Padang siang ini terkesan terbesar sepanjang dua pekan massa kampanye terbuka di Sumbar.*

 Irwandi Rais

 

 
Advertisement
counter