Fauzi - Mahyeldi 100 Hari Program Kerja, KTP dan Berobat Gratis

Rabu pagi, 18 Februari 2009, suasana di jalan raya depan Balaikota, Poltabes, hingga depan Gedung Bgd Aziz Chan, jauh berbeda dari biasanya. Bedanya pagi nan sejuk itu, sisi kiri dan kanan badan jalan  M. Yamin hingga gedung Bgd Aziz Chan dihiasi karang bunga ucapan Selamat kepada Drs. H. Fauzi Bahar, Msi, dilantik jadi Walikota Padang dan Mahyeldi jadi Wakil Walikota Padang lima tahun mendatang oleh Gubernur Sumbar H. Gamawan fauzi, SH.

H.Fauzi Bahar dan H.Mahyeldi Ansharullah resmi menjadi pasangan walikota dan wakil walikota Padang periode lima tahun ke depan setelah dilantik oleh Gubernur Sumatera Barat dalam rapat paripurna istimewa, Rabu (18/2/2009) di Gedung Bagindo Aziz Chan. Usai dilantik, Fauzi dan Mahyeldi menyampaikan beberapa program kerja mereka untuk 100 hari ke depan. Ada dua program andalan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitunya gratis pengobatan di Puskesmas bagi masyarakat kurang mampu dan gratis pengurusan KTP serta Akta Kelahiran. "

 " Kami janjikan saat kampanye dulu. 100 hari pertama ini akan kami realisasikan program gratis pengobatan di Puskesmas, pengurusan KTP dan pengurusan akta kelahiran. Semua program ini telah dikordinasikan dengan dinas terkait sehingga awal bulan Maret nanti masyarakat Kota Padang sudah dapat menikmatinya," sebut Fauzi. Untuk pengobatan gratis program ini dapat direalisikan paling lambat 12 hari dari sekarang. Karena, dana untuk pengobatan gratis telah disediakan. Sementara, untuk program gratis pengurusan KTP dan Akta Kelahiran diterapkan agar masyarakat tidak susah dalam mengurus masalah kependudukan yang selama ini dirasakan sulit menugurusinya. Kini setiap orang mengurus KTP lebih mudah.

Begitu juga untuk mengurus akta kelahiran orang tua, tak perlu susah lagi. Karena Catatan Sipil telah melakukan kerjasama dengan pihak rumah bersalin, agar data setiap anak yang lahir dikirimkan ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sehingga, petugas bisa langsung membuatnya dan saat si anak pulang sudah memiliki akta kelahiran, ucap Fauzi. Selain itu, untuk 100 hari tahap dua, memungkinkan akan diusahakan juga pendidikan gratis. Bukan hanya itu saja tutur Fauzi dihadapan wartawan media cetak dan elektronik, Fauzi dan Mahyeldi mencoba menyelesaikan masalah Terminal Regional Bingkuang (TRB) yang masih terbengkalai, kebersihan dan PKL serta pembangunan Padang Bay City yang sudah masuk tahap uji kelayakan. Namun semua ini sangat dibutuhkan dukungan dari seluruh kalangan. Irwan Rais/ SM Abadi.
 
Advertisement
counter