| Fauzi-Josrizal Terima Satya Lencana Akutila |
| PADANG--Perilaku koruptif di Indonesia masih memprihatinkan. Ini dibuktikan dari banyaknya kasus korupsi yang diungkap aparat penegak hukum mulai dari Kejaksaan, Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Karena itu perlu sinergi semua komponen bangsa untuk menekan prilaku koruptif tersebut,†tegas Jaksa Agung RI Hendarman Supandji pada peresmian kantin kejujuran di SMPN 7 Kota Jambi, sekaligus penganugerahan penghargaan Satya Lencana Akutila kepada 11 Kepala Daerah di Indonesia yang dinilai menjadi pelopor pencegahan perilaku koruptif sejak dini melalui pendirian kantin kejujuran. Ke-11 kepala daerah tersebut dua di antaranya dari Sumbar yakni Wali Kota Padang Drs.H. Fauzi Bahar,MSi dan Wali Kota Payakumbuh Josrizal Zain. Selain itu, juga menerima penghargaan Gubernur Jambi, Gubernur DKI, Wali Kota Jambi, Wali Kota Depok, Wali Kota Bau-bau, Wali Kota Bandar Lampung, Bupati Barito Kuala, Mandailing Natal, Rejang Lebong, Blora, Simalungun. Kantin kejujuran merupakan bagian dari upaya membangun sikap antikoruptif sejak dini. Menurut Jaksa Agung melalui kantin kejujuran yang sudah berdiri sebanyak 3.000 unit di seluruh Indonesia ini diharapkan bisa terbangun kultur antikorupsi, efek jera, efek takut, budaya malu dan sikap mental positif. “Mungkin dalam 5 sampai 10 tahun belum terlihat dampaknya secara nyata. Ini sifatnya jangka panjang. Jika dilakukan secara konsisten efeknya sangat besar dalam membangun mental positif dan bertanggung dijawab dikalangan siswa sebagai generasi penerus bangsa.†Jaksa Agung juga mengungkapkan 3.000 kantin kejujuran tersebut sudah dievaluasi. Hasilnya hanya satu yang mengalami kebangkrutan. Menurutnya hasil tersebut merupakan modal dasar untuk mengembangkannya dalam kuantitas dan kualitas yang lebih masih dalam membangun kultur antikorupsi di kalangan pelajar. “Kita akan kembangkan kantin kejujuran ini hingga 800 ribu. Jika ini terealisir tentu akan menjadi kekuatan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi globalisasi. Sebab kebangkrutan keuangan negara yang dialami negara ini tidak lepas dari prilaku koruptif,†ujarnya. Walikota Padang Drs.H. Fauzi Bahar usai menerima penghargaan mengatakan, Padang akan terus mengembangkan kantin kejujuruan disetiap sekolah. Selain itu akan dilakukan evaluasi dan pembenahan secara berkala sehingga konsistensinya tetap terjaga dan mampu menularkan sikap dan perilaku antikorupsi di Kota Padang.*** |