|
Pedagang Harus Bertanggung Jawab Terhadap Kebersihan
PADANG—Pantai Puruih, yang terkenal dengan deburan ombaknya, salah satu objek wisata yang akan dibenahi Pemko Padang. Malahan penyanyi legendarais Minang Elli Kasim sertamerta pula mempopulerkan lewat dendangan bertitel Ombak Puruih. “Badabua-dabua, ombak puruih yo puruih dan seterusnya. Pantai Puruih ini bakal dijadikan pilot project objek wisata pantai di kota Padang. Kini kawasannya dibenahi, termasuk para pedagang. Mereka sedang dibina. Tujuannya supaya pengunjung merasa nyaman dan tentram ketika menikmati alam wisata pantai di daerah tersebut. Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Edi Hasyimi ketika memantau kondisi objek wisata itu, Sabtu (7/3/2008). |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
Berdasarkan Surat Perintah Gubernur Sumbar No. 800/1049/BKD-2009, tanggal 5 Maret 2009 Ir. H. Emzalmi, M.Si ditetapkan sebagai Plt. Sekda Kota Padang, Acara serahterima dari pejabat lama H. Firdaus. K, SE, MM kepada Ir. H. Emzalmi, M. Si dilaksanakan, di Aula Balaikota, Kamis (5/3).disaksikan Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si. Hadir Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Sp, para asisten, staf ahli, para kepala SKPD dan para camat dan staf dilingkungan Pemko Padang. |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
Program Pamsismas Disosialisasikan PADANG-- “Didalam hidup ini, pekerjaan apa saja yang dikerjakan, pasti ada tantangannya. Setiap pekerjaan yang dilakukan, kita usahakan bangga setelah sukses melewati tantangannya. Kerja yang baik itu adalah belajar pada pekerjaan masa lalu, sehingga hambatan yang menghadang bisa dilalui dengan baik. “Demikian disampaikan Kepala Bappeda Kota Padang Indra Catri dalam sosialisasi Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dihadiri, para Lurah, LPM dan tokoh masyarakat di Aula kantor Bappeda Kota Padang Kamis (5/3).
|
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
PADANG—Pemko Padang wujudkan tiga program gratis, Senin (2/3/2009). KTP, akte kelahiran, dan pengobatan gratis plus uang transportasi Rp2.000 untuk warga tak mampu yang berobat ke puskesmas. Tiga program gratis tersebut mulai diberlakukan, maka segala pungutan biaya ditiadakan. Di aula Kantor Camat Padang Barat, Wako Padang Fauzi Bahar menyerahkan KTP gratis kepada salah seorang warga. Akte kelahiran gratis atas nama bayi Khairunnisa dan Rafika Dinillah, diberikan kepada dua pasangan suami-istri; Zulbeini-Afriyasni dan Taufik Tanjung-Eli Novriani. Sementara itu, peresmian “pengobatan gratis plus†ditandai dengan penurunan papan daftar tarif berobat di dinding Puskesmas Padang Pasir. Dan penyerahan ongkos pulang Rp2.000 diberikan bersamaan dengan pemberian obat kepada pasien. Uang Rp2.000 tersebut dimasukkan ke dalam plastik. Dalam plasik terdapat secarik kertas yang berisi tulisan bahwa uang transpor itu berasal dari zakat pegawai Pemko Padang. “Saya berharap tiga program ini betul-betul dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Pemberian uang transpor itu tidak membebankan APBD, karena anggarannya diambil dari dana zakat,†ujar Fauzi Bahar kepada sejumlah wartawan. Setiap bulannya Pemko Padang menggelontorkan dana Rp100 juta untuk program pengobatan gratis plus tersebut bagi 20 puskesmas (kecuali puskesmas pembantu). Irwan rais/ Abadi |
|
|
PADANG--Camat dan Lurah pada empat kecamatan diminta untuk menertibkan bangunan liar di kawasan jalan jalur dua By Pass Padang. Pasalnya pembangunan jalan jalur dua tersebut akan segera dikerjakan. Empat kecamatan yang dimaksud adalah Pauh, Kuranji, Lubegbegalung dan Koto Tangah. “Saya minta agar camat dan lurah di sepanjang jalur dua By Pass segera menertibkan bangunan liar di sepanjang kawasan itu. Tahun 2009 ini pembangunan jalan dua jalur itu segera dimulai. Oleh sebab itu, segala persoalan yang menghambat pelaksaan proyek itu harus segera dituntaskan,†tegas Wali Kota Padang, Fauzi Bahar. Camat dan lurah diharapkan melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat untuk membebaskan semua tanah yang sudah diganti rugi beberapa tahun lalu oleh Pemko. Masyarakat diminta dengan kesadaran sendiri membongkar bangunan yang telah terlanjur dibangun tersebut. Pembangunan jalur dua By Pass harus segera digesa. Hal ini karena keberadaan jalur dua itu bisa menopang pertumbuhan ekonomi daerah dan sekaligus memancing para investor untuk menanamkan modalnya. Kawasan itu sudah diperuntukan untuk pembangunan pabrik dan infrastuktur kota lainnya. “Makanya tiada upaya lain selain menertibkan bangunan liar tersebut.Kepada masyarakat diharapkan duikungannya. Ir. SM Abadi |
|
|
|
<< < 1 2 3 4 5 > >>
|
| Hasil 37 - 42 dari 42 |