Warga Menikmati Uang Lauk Pauk

PADANG--Uang lauk-pauk sebesar Rp5.000 per kepala per hari untuk para korban gempa Sumatera Barat 30 September sudah dicairkan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat kepada pemerintah kota Padang. Gubernur Sumatra Barat Gamawan Fauzi mengatakan, dana bantuan lauk-pauk untuk korban yang rumahnya rubuh dan penghuninya terpaksa mengungsi. "Rabu, 7 Oktober dana tahap pertama untuk masa sepuluh hari sebesar Rp22 miliar sudah diserahkan kepada 11 kota dan kabupaten yang memiliki korban gempa dengan catatan rumahnya hancur dan penghuninya mengungsi,  Pemerintah pusat, kata Gamawan, menyetujui dana Rp66 miliar untuk bantuan lauk-pauk kepada korban rumah rusak berat.

Baca Selanjutnya...  
 
Jangan Sebarkan Isu SARA

Wako Fauzi Bahar seperti yang disampaikan Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, mengingatkan agar warga kota Padang atau yang berada di luar Padang jangan mengembangkan isu SARA yang bisa merusak persatuan dan kesatuan yang sudah terpelihara saat ini. Pemko Padang telah bekerja keras memberikan pelayanan dan bantuan kepada seluruh warga kota. Jangan nodai dengan isu- isu yang tidak baik dan bisa memancing hal- hal yang tidak diingini.

Baca Selanjutnya...  
 
Pasca Gempa di Padang Fauzi: PNS Jangan ‘Punco Ikua’

Image
Walikota Padang Tinjau TRB
Padang--- Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si mengingatkan agar PNS dilingkungan Pemko Padang akibat terjadinya gempa dahsyad di Padang dan Sumbar tidak menjadi â€˜â€™Punco Ikua’ (Jadi penakut).  Hal itu disamkpaikannya pada peninjauan lapangan, di kawasan Terminal Bingkuang (TRB) Air Pacah Padang, kemarin (12/10). Juga hadir Sekda Padang Ir. H. Emzalmi, M, Si, para asisten dan Kepala SKPD.

Kawasan TRB itu akan dijadikan komplek perkantoran Pemko Padang, yaitu untuk 17 SKPD dan akan memanfaatkan 84 bangunan kios yang masih utuh dikawasan tersebut. Walikota Padang Fauzi Bahar berharap agar seluruh PNS yang ada di lingkungan Pemko Padang sampai ke tingkat kelurahan jangan menjadi ciut nyalinya akibat gempa yang berkekuatan 7,6 SR.

Baca Selanjutnya...  
 
Masa Tanggap Darurat Pasca Gempa di Padang (SUMBAR)

PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) H Gamawan Fauzi yakin masa tanggap darurat pasca gempa 7,9 Skala Richter (SR), lebih cepat. Meskipun presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan masa tanggap darurat selama dua bulan, dengan perkembangan di lapangan saat ini, masa tanggap darurat bisa dipercepat. Keoptimisannya, kata Gamawan cukup beralasan. Pasalnya, melihat aktivitas masyarakat saat ini, semangat kebangkitan masyarakat Sumbar mulai terlihat. “Saya agak optimis, karena masyarakat Sumbar memiliki fighting spirit yang tinggi. Mereka tidak mau berlama-lama tenggelam dalam musibah,” semangat Gamawan di Posko Satkorlak PB Sumbar, Gubernuran.

Baca Selanjutnya...  
 
Pasca Gempa, Sebagian Listrik Mulai Hidup, Kini Warga Mulai Menikmati Air Bersih

PADANG—

Kini warga kembali mudah mendapatkan air bersih. Hal tersebut semenjak sebagian lisrik mulai menyala Rabu Sore (6/10/2009). Kondisi menikmati air bersih  itu dialami warga perumahan  Pesona Pilano, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh. Air PDAM telah mengalir  ke rumah warga, walau terkadang masih mati. Namun telah bisa diantisipasi, kata Ir. Syuhadi  Sekretaris Rt 15/Rw04. Selain itu, ketua Mushalla Nurul Ihsan di Kelok Kuranji Ir. S.M. Abadi, MM. , juga mengatakan untuk beruduk jemaah mudah mendapat air bersih. Apalagi, daerah Kuranji selama ini terkenal dengan banyak air bersih. Sejalan dengan itu, di rumah juga bisa menikmati air bersih dengan Dub (pompa Air). Jadi masalah air sekiranya tak jadi masalah lagi,di daerah yang telah hidup aliran listriknya.

 

                                                                                  Tim kominfo Kota Padang

 

 
<<  1 2 3 4 5 6 7 8  >  >>

Hasil 37 - 45 dari 64
Advertisement
counter