Padang Kini, Jumlah pemohon pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) gratis yang diresmikan Pemko Padang pada Senin (2/3) menunjukan peningkatan di beberapa Kecamatan di Kota Padang, seperti pada Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Lubuk Kilangan. Dalam sehari, masyarakat yang mengurus KTP di dua kecamatan itu rata-rata mencapai 50-100 orang. Hal ini disampaikan Camat Kuranji Padang Drs.Desmon Danus, M.Si dan Lurah Pasar Ambacang Teddy Antonius dan Camat Lubuk Kilangan Drs. Nasril. |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
Padang Kini, Pemerintah Kota Padang pada 2009 melalui suatu program yang dibiayai APBD tahun 2009 akan meningkatkan pengendalian polusi udara akibat emisi gas buang kendaraan bermotor. "Untuk melaksanakan program tersebut telah dianggarkan dana Rp. 75 juta dalam APBD Padang 2009," kata Walikota Padang, Walikota Padang Fauzi Bahar di Padang. Program itu akan dilaksanakan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Padang bersama pihak-pihak terkait. Kegiatan yang akan dilaksanakan berupa kajian terhadap emisi gas buang kendaraan bermotor dengan rincian anggaran Rp. 54,4 juta untuk belanja barang dan jasa serta Rp. 20,59 juta untuk belanja pegawai. Selain mengendalikan polusi, untuk menjaga lingkungan Pemko Padang juga melaksanakan program pengembangan kapasitas kelembagaan guna mendukung pelestarian lingkungan hidup. |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
Padang Kini.Rencana pengolahan sampah di Kota Padang oleh investor asal Jepang yang dijajaki sejak 2004 lalu mensyaratkan Pemko Padang menyediakan minimal 10 ribu ton sampah per hari. Sedangkan, produksi sampah Kota Padang baru mencapai 8 ratus ton per hari. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang, Hariadi Dahlan (Rabu 11/3) : “Mereka (investor, red) minta kita untuk melakukan pendekatan dengan daerah tetangga dan meminta Pemko Padang mencari sampah dari daerah tetangga, seperti Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Walaupun cuma sampah, tapi untuk mendatangkannya kita kan harus keluar uang untuk jasa pengangkutannya,†katanya. |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
PADANG—“ Kami bangga atas Kebijakan
Pemko Padang untuk mewujudkan kTP, Akte dan Berobat Gratis. Kami meminta kepada
Pemko Padang segera merealisasikan program lainnya,†kata Ketua DPD Asosiasi
LPM Kota Padang, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, S.H. M.M., kepada Singgalang di
Padang, Kamis (12/3/2009). Kebijakan terhadap berobat, KTP, dan Akte gratis tersebut,
sebagai bukti Walikota Fauzi Bahar komit dengan janji ketika kampanye dulu. “Kita
salut dan patut acungkan jempol kepada walikota, sebut Irwan Basir yang juga
Kepala Panti Sosial Bina Grahita (PSBG) Harapan Ibu, Kalumbuk itu.
Untuk itu, Pemko diminta segera pula menerapkan
kebijakan lain seperti gratis uang sekolah (SPP) dan buku paket bagi warga
miskin, ujar Irwan lagi. LPM sebagai mitra pemerintah turut berperan mensukseskan program yang sudah direncanakan.**
Ir.SM.Abadi
|
|
|
PADANG—Apapun
bentuk krisis yang melanda negeri ini, termasuk krisis Global usaha kecil tetap
bertahan dengan baik. Hanya berimbas pada usaha berskala besar. Pedagang Kaki
Lima (PKL) masih tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa saban hari. Dan PKL
itu merupakan aset Pemerintah Kota Padang. Mereka butuh penataan dan pembinaan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas
Koperasi dan UKM Kota Padang Tasril Tasar di ruang kerjanya baru baru ini. Kini
dilakukan pembinaan terhadap PKL di Pasar Raya. Mereka diberi registrasi selama
dua hari, 20-21 Februari 2009 lalu, 373 PKL akan dikucurkan dana bantuan
pembinaan sebesar Rp200 juta dan masing-masing Rp500 ribu. Syaratnya PKL harus
berwadah koperasi. Dana pembinaan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar dicairkan
pertengahan Maret 2009.
Kini PKL Kota Padang bergabung
dengan Koperasi Mawaddah berkantor Di Masjid Nurul Iman, Koppas Simpang Haru,
Koperasi Belimbing, dan Koperasi Buah Segar. Ini solusi untuk pemberdayaan
ekonomi usaha kecil, sebut Tasril Tasar.
Selain itu, di Kota Padang 583
koperasi yang masih aktif dan sekitar 200 koperasi yang tidak aktif lagi. Tugas
Dinas koperasi dan UKM membangunkan kelembagaan , manajemen, keanggotaan,
pengurus dan lain sebagainya. Dan bagi koperasi yang tidak aktif itu akan
ditinjau dari segala aspek perkoperasian, jika tak memungkinkan lagi, maka koperasinya
dibubarkan, ujar Tasril Tasar.
Irwandi Rais
|
|
|
|
<< < 1 2 3 4 5 > >>
|
| Hasil 28 - 36 dari 42 |