|
Wako Padang DR. Fauzi Bahar Tinjau Lokasi Pembangunan Pusat
Perkantoran Pemko Padang di Aie Pacah
PADANG-Walikota Padang DR. Fauzi bahar, M.Si
didampingi asisten, Kepala Dinas Kominfo
Padang H. Ali Basar, SH, MM, pimpinan
SKPD meninjau lokasi rencana pemindahan Pusat Perkantoran Pemerintah Kota
Padang ke lokasi baru di lokasi eks Terminal Aie Pacah, Kamis, (24/11). Sebagai
tahap awal akan dibangun Kantor Walikota, Kantor DPRD dan Masjid. Peletakan batu pertama
direncanakan akan
dilaksanan pada 2 Desember 2011 oleh Mendagri Gamawan Fauzi.Ketiga bangunan
tersebut berlokasi pada posisi sentral dalam Master
Plan Pusat Perkantoran
Pemerintah Kota Padang sebagai perlambang prinsip tata kelola masyarakat
Sumatera Barat yaitu “Tigo
Tungku Sajarangan” dimana
Walikota sebagai cerdik pandai yang melaksanakan pemerintahan, DPRD mewakili
masyarakat dan Masjid mewakili Ulama bersatu untuk menyelesaikan permasalahan
dan merencanakan serta melaksanakan pembangunan masyarakat.
|
|
|
Menggapai Sekolah
Rintisan Bertaraf Internasional
PADANG--Kepala Sekolah
Menengah Pertama Negeri (SMP N 31 Padang)
Usdenta Lubis ,Spd, MM mengatakan, sekolah yang dipimpinnya telah diverfikasi
oleh Tim dari Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Barat untuk ditetapkan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) Di Kota Padang. Selain itu Tim
Verifikasi juga melakukakan penilaian terhada p
6 SMP Negeri
lainnya di Kota Padang yakni
SMPN 2 ,SMPN 5 SMPN 12 ,SMPN 7 ,SMPN
11 dan SMPN 24 Padang. Hal itu
dikemukakan Kepala SMPN 31 Padamg Usdenta Lubis ,Spd,MM Sabtu (19/11/2011 ) di Andalas Kecamatan Padamg Timur .Untuk
menggapai sekolah rintisan bertaraf internasional tersebut berbagai usaha telah dilakukan dengan
meningkatkan kualitas Sarana dan prasarana serta kualitas tenaga pendikan dan kependikan yang dibutuhkan
. Selain itu juga dilakukan menanamkan komitment
yang tinggi dari majilis guru , tenaga Admstrasi ,Komite Sekolah
dan masarakat lingkungan sekolah.
|
|
|
Target Yakin Tercapai
PADANG--Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan
Aset (DPKA) Kota Padang Syahrul,SE menyebutkan pada tahun 2011 mempunyai target penerimaan pajak dan retribusi sebesar
Rp104,88 Milyar. Target itu diprediksikan yakin bisa melebihi dari target yang telah ditetapkan, bila Wajib Pajak (WP) menyadari kewajibannya.
Objeknya, meliputi pajak restoran, hotel, tempat hiburan, parkir, penerangan
jalan, galian C, pajak air bawah tanah, retribusi sewa tanah, retribusi
pemakaian bangunan. Selain itu Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
(BPHTB) dan pajak reklame. Dan realisasi hingga 18 November 2011 sebanyak Rp81,11 Milyar atau 77,34 persen.
|
|
|
Sampah 400 Ton Sehari
Di Kota Padang sehari sampah mencapai 400 ton yang harus ditangani dan
diangkut ke Tempat Pembungan Akhir. Berbicara
masalah sampah memang masih
belum tertangani dengan baik serta maksimal,
sebab armada untuk mengangkut sampah masih
kurang. Kini armada hanya 44 unit, dua mobil penyiram tanaman, satu unit mobil pemotong pohon pelindung. Dan 17 unit mobil
sampah di kecamatan, yang bisa
dipakai hanya 9 unit, 8 unit sedang rusak. Kendaraan pengangkut
sampah sarana yang sangat vital dalam menanggani sampah yang dibuang/dihasilkan
masyarakat. Idealnya Dinas Kebersihan Dan
Pertamanan (DKP) Kota Padang harus memiliki
160 unit armada sampah, sebut Kepala DKP Padang
Wedistar ketika , Komisi III DPRD
Padang dipimpin Ketua Komisi Yendril (Hanura) Jamasri (Golkar) Hadison (PKS), dan Erison (Demokrat), melakukan
kunjungan ke instansi tersebut, Selasa (21/6/2011).
|
|
|
PADANG--Walikota
Padang Dr.H. Fauzi Bahar, MSi meresmikan operasional kios penampungan, yang digunakan pedagang Pasar Inpres II, III dan
Pasar Bagonjong, Senin (21/11/2011). Dioperasikan kios penampungan di tiga
lokasi tersebut, diharapkan masyarakat berbelanja, dan pedagang bisa
menjalankan aktifitas ekonomi sebagaimana mestinya. Ini semakin mempercepat
proses pemagaran, pembongkaran, dan pembangunan kembali bangunan pasar
inpres II,III dan IV yang rusak akibat gempa 30 September 2011 lalu. "Terima
kasih atas kerjasama dan koordinasi yang telah diberikan kepada Pemko Padang
selama ini.Walikota meminta pedagang untuk menjalankan aktivitasnya dan
kalaupun saat ini hasil dari penjualan didapat belumlah maksimal, maka pedagang
diminta untuk bersabar sambil menunggu bangunan pasar yang representatif
selesai. Kerjasama yang diberikan pedagang selama ini telah melahirkan sebuah
konsensus bersama. Sehingga proses pembangunan pasar baru bisa segera
dilaksanakan. Dan dengan adanya konsensus berupa Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani di gedung
KOMNAS HAM Jakarta tersebut, maka dimulailah babak baru pembangunan pusat
perekonomian warga Kota Padang.
|
|
|
PADANG--Padang Fair 2011 ditutup sekitar pukul 20.35 WIB oleh Wakil Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah, SP., Minggu (20/11/2011). Padang Fair 2011 diselenggarakan oleh PT. Solindo Duta Convex selama 10 hari di pelataran parkir GOR H. Agus Salim Kota Padang. Padang Fair 2011 adalah sarana untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga mampu menumbuhkan perekonomian Masyarakat. Dan masih banyak kekurangan pada kegiatan Padang Fair ditahun 2011. Diharapkan pada tahun mendatang kegiatan Padang Fair bisa lebih memberi manfaat bagi Masyarakat, serta bagi para peserta pameran. Pada penghujung acara diumumkan pemenang lomba untuk kategori “Stand Terbaik”. Juara I diraih PT. Semen Padang, juara II DPD RI, juara III UMKM Jawa Timur. (*) Irwan Rais |
|
|
Pedagang Sibuk Membenahi Kios Penampungan
Padang, Menjelang dimulainya pembangunan kembali Pasar Inpres II, III dan IV yang mengalami rusak berat akibat gempa besar 30 September 2009, para pedagang semakin sibuk membenahi kios- kios penampungan di kawasan Samping Kantor Balaikota Padang sekitar 203, Jalan Imam Bonjol sekitar 160 dan depan eks Matahari Dept. Store sekitar 125, total 488 kios, Minggu (20/11). Pekan ini Walikota H. Fauzi Bahar mengharapkan alat berat sudah masuk ke kawasan pasar yang akan dibangun baru. Sehingga tenggang waktu sekitar 38 hari lagi bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memulai pekerjaan. Bahkan diantara pedagang banyak yang sudah memindahkan barang dagangannya ke kios penampungan/ sudah berjualan. Ini merupakan keseriusan para pedagang untuk memberikan dukungan dibangunnya kembali Pasar Inpres II, III dan IV dengan memanfaatkan dana bantuan pemerintah pusat (BNPB) Tahun 2011 sebesar Rp64,5 Miliar, ujar Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, Minggu (20/11).
|
|
Pendapatan Ditargetkan Rp1,4 TRiliun
Padang, Pemko Padang sosialisasikan Rencana Angaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2012 kepada para SKPD, LSM dan berbagai komponen masyarakat, Jumat (18/11), di Aula Balaikota Padang. Sosialisasi itu dilakukan Walikota Padang diwakili Kepala Inspektorat Kota PadangDrs. Nasir Achmad dan Kepala DPKA Kota Padang Syahrul, SE. Tahun 2012 pendapatan daerah ditargetkan Rp1.421.821.076.233, belanja daerah Rp1.468.821.076.233, berarti masih defisit sekitar Rp47 Miliar. Sedangkan penerimaan pembiayaan ditargetkan Rp56 Miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp9 Miliar. Dengan demikian belanja daerah tahun 2012 mengalami kenaikan sebesar Rp146,99 M atau 11 persen dan belanja tidak langsung naik sebesar Rp86,25 Miliar dan belanja langsung naik 9 persen. |
|
Dalam Tempo 4 Hari Pedagang Inpres II, III, IV Masuk ke Kios Penampungan
Padang, Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M. Si didampingi Kepala Dinas Pasar Ir. Asnel, Ketua PBHI Samaratul Fuad, SH, Kabid Humas Pemko Richardi Akbar, S. Sos dan puluhan pedagang sterilkan kios penampungan dari pemilik yang tidak sah di kawasan depan Kantor Balaikota, Jalan Imam Bonjol dan depan Eks Matahari Dept Store, Kamis Sore (17/11). Setelah steril para pedagang akan segera menempatinya, karena sudah diloting oleh Forum Komunikasi Pedagang Inpres (FKP2I). Berarti semua kios penampungan sudah ada pedagang yang akan menempatinya, ujar Sek FKP2I Muhammad Yani. Khusus di depan Balaikota Padang akan diisi oleh pedagang Inpres III lantai 1 sebanyak 189 pedagang. Semuanya sudah tuntas, pedagang segera menempatinya, minimal dalam dua hari sudah pindah ke sana, ujarnya. |
|
|
Lepas Jenazah Atlit Angkat Berat Sumbar Lai Kek Hwa, Wawako H. Mahyeldi Ansarullah Mensholatkan
Padang, Walikota Padang DR. H. Fauzai Bahar, M.Si melepas jenazah Almarhum atlit angkat berat Kota Padang/ Sumbar Lai Kek Hwa atau Lai Fais Abdullah, 35 tahun, di Gedung Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Jalan Kelenteng N0.238 Pondok Padang, Kamis (17/11). Juga hadir Tuako HBT (pimpinan HBT) Andreas, Tokoh Warga Padang H. King Churcil, Kabid Humas Pemko Richardi Akbar, S. Sos, para pejabat, dan ratusan pelayat dari jajaran Pemko Padang dan warga keturunan Thionghoa, pengurus Koni Kota Padang dan Sumbar, para lifter angkat berat Sumbar. Lai Fais Abdullah meninggal karena sakit, Kamis pagi dini hari (pukul 4 pagi). Sehari- hari bekerja di staf Bagian Umum Pemko Padang, PNS, tinggal di Perum Jala Utama II Blok D/II No.11 Pampangan Padang. Ia sebelumnya beragama nasrani dan sejak setahun terakhir menjadi mualaf dan memeluk Agama Islam. Sebelum dikuburkan di pemakaman umum Tunggul Hitam Almarhum di shalatkan di Mushalla lingkungan Balaikota Padang dengan imam Wakil Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah. Sebelum menjadi PNS tahun 2011, yang sebelumnya sebagai tenaga honorer dari tahun 2004 dan sampai saat ini , almarhum adalah seorang lifter (atlit) angkat berat, yang selalu meraih prestasi gemilang pada berbagai kejuaraan nasional angkat berat dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
|
|
|