|
Pasca Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,9 SR yang mengguncang dan memporakporandakan kota Padang, imbasnya langsung pada dunia pariwisata. Sektor kepariwisataan dirudung derita dan duka yang dalam. Pahit dan getir terpaksa dialami sektor ini. Lembaran buram dan kusam telah membentang, membujur lurus dihadapan kita. Semua itu, kenyataan yang harus dihadapi dan dibenahi bersama, mulai dari Pemko Padang, Pemerintah Pusat, serta berbagai kalangan. Sekitar 14 hotel, termasuk hotel berbintang belum beroperasi. Menurut catatan Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Sumbar, dari 3000 kamar hotel, hanya tinggal 10 persen, sekitar 300 kamar. Pada masa pemulihan semoga, gerakan ”Ayo Bangkit Sumbar” mampu menunjukkan realita pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan bersama. Sehingga dunia pariwisata bisa menggeliat melayani tetamu yang datang ke Kota Padang kota tercinta ini. ** |
|
|
 FAUZI BAHAR Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si didampingi Kepala Dinas Pasar Drs. H. Deno Indra Firmansyah, MM, Kepala Dinas kebersihan dan Pertamanan Hariadi Dahlan, SH, Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos dan sejumlah staf Pemko Padang, melihat lebih dekat aktifitas pedagang, di kawasan Pasar Raya Padang, Sabtu (21/11). Kehadiran walikota disambut antusias oleh para pedagang, karena mereka sudah dapat kembali melakukan aktifitas perdagangan di pasar dengan baik dan nyaman. Kios- kios yang dibangunkan Pemko Padang sudah dimanfaatkan dengan baik oleh pedagang.
|
|
|
 MAHYELDI Tim ahli Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BPRR) Kota Padang, pasca gempa 30 September 2009 merencanakan berbagai aksi darurat Kota Padang. Hal itu disampaikan dalam rapat lengkap anggota Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Padang, Sabtu (21/11), di ruang sidang balaikota. Rapat tersebut dihadiri Wakil Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP, Sekda Padang Ir. H. Emzalmi, M. Si dan seluruh Kepala SKPD. Tim ahli terdiri dari Prof. DR. Helmi, Prof. DR. Syafruddin Karimi, DR. Aradanis Arbain, DR. Yossyafra, DR. Uyung Gatot dan DR. Eko Alvarez.
|
|
|
 FAUZI BAHAR Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si meninjau Mesjid Darussalam Kelurahan Mata Air Kecamatan Padang Selatan dan beberapa SD di Kecamatan Koto Tangah dan Nanggalo yang rusak berat akibat gempa berkekuatan 7,9 SR 30 September 2009, Jumat kemerin (20/11). Dalam rombongan walikota juga ikut Pimpinan Bank Mandiri, baik dari Jakarta maupun Sumbar dan Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, camat dan lurah setempat.
|
|
|
 FAUZI BAHAR Mulai Rabu ini (18/11) akses jalan menuju kawasan Pasar Baru sampai ke Permindo sudah bisa dilewati Angkutan Kota (Angkot). Ini salah satu keputusan Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si menyikapi tuntutan para pedagang di kawasan tersebut, Selasan kemarin (17/11). Menurut Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, Selasa kemarin (17/11), dengan keputusan walikota tersebut berarti keinginan dari masyarakat dan pedagang sudah terkabulkan dan patut disambut dengan rasa suka cita.
|
|
|
 EMZALMI Tim Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kota Padang Pasca Gempa 30 September 2009 terbentuk. Senin kemarin (16/11) rapat lengkap dipimpin Sekretaris Daerah Kota Padang, Ir.H.Emzalmi MSi, di lantai II Balaikota Padang. Dihadiri semua SKPD Kota Padang, Juga menghadirkan Tim teknis pembangunan gempa yan diketuai Febrin Anas Ismail dan tim ahli Firdaus, DANYON INFANTRI selaku tim penanggulangan becana Kota Padang saat terjadi gempa di kota Padang. Dalam rapat tersebut Sekda Kota Padang Emzalmi menyampaikan, agar semua anggota tim bekerja maksimal sesuai dengan tugas masing- masing. |
|
 FAUZI BAHAR Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan 18 bulan untuk pembangunan Pasar Imptes I, II, III dan IV, yang hancur akibat gempa bumi yang melanda Sumbar beberapa bulan lalu. "Pembangunan Pasar dengan waktu cepat ini, bertujuan agar aktivitas dari para pedagang tidak terganggu selama pembangunan," kata Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, Jum'at (13/11).
|
|
|
Anggota DPR RI dari komisi 10 didampingi Walikota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, M. Si dan Wakil Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, Sp meninjau SMP 25 Padang yang menghalami rusak berat akibat gempa 30 September 2009, sehingga para siswa sampai saat ini masih belajar dibawah tenda dalam kondisi yang memperihatinkan. Disamping itu anggota komisi 10 juga meninjau pembangunan gedung baru SMA I Padang di Belanti Raya Kecamatan Padang Utara, yang dibangun sampai siap oleh Budha Suci, Jumat kemarin. Sebelum melakukan peninjauan itu anggota Komisi 10 mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman di Gubenuran. |
|
|
Masyarakat Kabupetan Majene Propinsi Sulawesi Barat memberikan bantuan Rp. 75 Juta untuk para korban gempa di Kota Padang yaitu Rp. 50 Juta untuk warga Kota Padang dan Rp. 25 jutanya untuk warga Majene yang berada di Kota Padang yang dapat musibah gempa. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Kabupaten Majene, H. Kalma Katta, S.Sos, MM kepada Walikota Padang Fauzi Bahar, di ruang kerja Wako di Balai Kota Padang ,Kamis (13/11), didampingi Sekdako Emzalmi, Asisten II, Erfan Bahar dan Kepala Dinas Keungan, Chori Saidan. |
|
|
 FAUZI BAHAR PADANG--Rasa haru bercampur duka mengiringi penyerahan uang santunan kepada ahliwaris para siswa korban gempa bumi berkekuatan 7,9 SR Rabu 30 September 2009 lalu. Santunan uang itu langsung diserahkan Walikota Padang Drs.H.Fauzi Bahar,M.Si, dalam acara silaturahmi dengan Kepala SMP, SMA, SMK se Kota Padang, juga hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang M. Nur Amin dan Ka UPTD se Kota Padang dan para siswa ahliwaris di Aula SMK N 6, Rabu (11/11/2009). |
|
|