TIM JURI LSS KOTA PADANG SAMPAIKAN PROGRAM 18.21

  • 30 Oktober 2017
  • Wan Rais
  • 60 Kali Dilihat
  • TIM JURI LSS KOTA PADANG SAMPAIKAN PROGRAM 18.21

    44 Sekolah Dan 11  Sekretarist UKS Telah Dinilai

     

     

     

     

    Padang-“ Sakali Marankuah Dayuang Dua Tigo Pulau Talampau, tampaknya pepatah Minang ini jadi metode  Tim Juri Lomba Sekolah Sehat (LSS) Pemko Padang dalam melaksanakan penilaian kesetiap sekolah. Mereka tim juri LSS tersebut selalu menyampaikan program 18,21 kepada kepada pihak sekolah, matikan TV dari Pukul 6 sampai 9 malam. Ajak keluarga sholat mengrib berjemaah di masjid, membaca Alqu’an lima menit bersama artinya. Terakhir sholat Isya berjemah dan belajar bagi siswa. Pihak sekolah dimohonkan menyurati seluruh orang tua, agar program bernuasa islami ini dikatahui dan berjalan dengan baik,” Demikian disampaikan ketua Tim I LSS, Agustina, SH, MM kepada Pers, Sabtu (28/10).

    Sehubungan dengan itu, terakhir sekolah di lingkungan Kecamatan Bungus Teluk Kabung yang dinilai. Empat sekolah yang diusungnya, pertama TK Pertiwi, MTsN Bungus, SMAN 11, dan SDN 10 Koto. Pada penilaian LSS itu didampingi Sekcam Bungus Teluk Kabung, M.Latif, Kua, UPTD dan lurah. Maka dari empat sekolah yang dinilai, dua sekolah yang menjadi perhatian  juri, SMAN 11 dan SDN 10 Koto. Para juri telah memberikan masukan terhadap dua sekolah tersebut, mulai dari penataan kebersihan, pola kantin jujur dan sehat, serta kelengkapan data-data di ruang UKSnya, ucap Agustina yang juga Kasubag Pendidikan dan Budaya pada Bagian Kesra Pemko Padang itu.

    Sedangkan Dwita Warsani dari DKK Padang menyampaikan, tanamkan selalu pola hidup sehat pada siswa-siswi. Mulailah membudayakan sarapan pagi bersama disekolah. Setelah itu fungsikan UKS dengan baik, jika ada diantara siswa-siswi yang sakit serta pingsan, telusuri penyebabnya. Andaikan karena tidak sarapan pagi, tanyakan kenapa tidak sarapan, mungkin terlambat bangun, orang tua yang tidak menyediakan serta bisa juga karena kebiasaan. Ini jadi catatan penting bagi pengelola UKS. Kemudian semua catatan jenis penyakit yang ditangani pengelola UKS harus punya File yang rapi. Catatan ini banyak manfaatnya.

    Selanjutnhya, Tim II LSS yang dipimpin Emrizal dari Dinas Lingkungan Hidup menilai sekolah pada wilayah Kecamatan Lubuak Kilangan, TK Sani Asila, SDN 19 Baringin, SMPN 1 dan SMAN 14. Jadi pada hari terakhir telah dinilaisebanyak 44 sekolah dan 11 Sekretariat UKS se Kota Padang. Kesimpulannya, banyak hal yang harus diperhatikan pihak sekolah untuk melengkapi dan menciptakan sekolah sehat. Sesuaikanlah  dengan Trias UKS yang telah dipajang disetiap sekolah, pahamilah dengan baik, demi kepentingan bersama. Melayani Kesehatan, Pendidikan Kesehatan dan Lingkungan sekolah yang sehat.

    “ Rasanya, tak ada yang sulit, hanya tinggal kemaun dari pihak sekolah untuk menciptakan sekolah sehat tersebut, mulai dari menciptakan kebersihan lingkugan,  ini juga upaya bersama. Setelah itu menata tanaman kesehatan. Hanya tinggal membiasakan. Masalah melayani kesehatan, koordinasikan dengan puskesmas sebagai pembinanya,” Emrizal. # Irwandi Rais.

    Admin :
    Wan Rais