Perkuat Koordinasi, Padang Menuju Kota Cerdas Bencana

  • 16 November 2017
  • David Septian
  • 142 Kali Dilihat
  • Perkuat Koordinasi, Padang Menuju Kota Cerdas Bencana

    Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat membuka Rapat Koordinasi Kebencanaan di Kyriad Hotel Bumi Minang, Senin (13/11/2017).

    PADANG.GO.ID -- Sebagai daerah sering digoyang gempa bumi dan berpotensi tsunami, Pemko Padang justru menjadikan hal itu sebagai sebuah kekuatan. Paling tidak kerawanan terhadap bencana jadi kekuatan meningkatkan kualitas kesiagaan masyarakat dan ketahanan bangunan-bangunan yang ada. Hal itu disampaikan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat membuka Rapat Koordinasi Kebencanaan di Kyriad Hotel Bumi Minang, Senin (13/11/2017).

    "Kerawanan terhadap bencana justru mendorong kita lebih meningkatkan pengetahuan supaya siaga bencana dan melakukan upaya-upaya mitigasi lebih serius," ungkapnya.

    Walikota menambahkan, keterlibatan semua pihak dalam penanganan bencana dan pengurangan resiko tentunya dengan meningkatkan koordinasi.

    "Koordinasi lintas stakeholder dan masyarakat perlu diperkuat," ujarnya.

    Dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana, Padang juga diperkuat melalui kerjasama dengan beberapa negara, yaitu China, New Zaland dan Jepang. Kerjasama dengan tiga negara tersebut disamping penerapan teknologi konstruksi bangunan tahan gempa juga dalam melatih masayarakat cerdas dan tanggap bencana.

    "Melalui kerjasama dengan beberapa kota di negara ini kita mengadopsi hal-hal yang lebih maju di bidang kebencanaan. Juga dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas bencana dan bangunan-bangunan yang ramah gempa," jelas Mahyeldi.

    Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Dr. Edi Hasymi mengatakan. Rakor Kebencanaan kali ini bertujuan meningkatkan koordinasi dalam rangka mewujudkan Padang sebagao kota cerdas bencana.

    "Rakor diikuti oleh unsur lembaga pemerintah dan relawan kebencanaan.Jumlah peserta sebanyak 170 orang," katanya.

    Dia menyebut rakor ini sangat penting karena intinya adalah meningkatkan kerjasama dan pola kerja tim. Sebab, dalam menangani bencana tidak bisa dilakukan pihaknya sendiri.

    "BPBD tidak bisa sendirian Harus bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada, serta melibatkan unsur masyarakat," tukas Edi.

    Pada kesempatan ini, BPBD juga menandatangani perjanjian kerjasama ddengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Penandatanganan perjanjian tersebut disaksikan Walikota Padang bersama Kepala UPT BNPB regional Sumatra, Yazid Fadhli.(Rel)

    Admin :
    David Septian