KORPRI Pilar Utama Pemersatu Bangsa

  • 29 November 2017
  • David Septian
  • 142 Kali Dilihat
  • KORPRI Pilar Utama Pemersatu Bangsa

    Pemkot Padang menggelar upacara HUT ke-46 Korpri di pelataran parkir GOR H. Agus Salim, Rabu, (29/11/2017).

    PADANG.GO.ID -- Rabu, (29/11/201), Pemkot Padang menggelar upacara HUT ke-46 Korpri di pelataran parkir GOR H.Agus Salim. Walikota Padang Mahyeldi saat bertindak sebagai Inspektur Upacara mengatakan, Kopri harus meningkatkan kompetensi dalam pelayanan masyarakat. Terutama meningkatkan penggunaan teknologi dalam pekerjaan.

    "Seluruh ASN Pemkot Padang harus melek teknologi, dan mempersiapkan diri untuk itu," ujar Mahyeldi.

    Lebih lanjut dijelaskan, sebagaimana sambutan Presiden RI dalam HUT Korpri tahun ini, peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Presiden juga mengatakan, KORPRI harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

    Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara lndonesia dengan Aparatur Sipil Negara sebagai agen perekat kebinekaannya.

    "Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila," terang Presiden dalam sambutannya.

    Lebih lanjut Presiden menjelaskan, kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat lndonesia. Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

    Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus kita hadapi. lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi.

    Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila.

    Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

    Diakhir sambutan Presiden yang dibacakan Walikota Padang pada upacara tersebut, dijelaskan, sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan. (LL/Fsl/Nnd/Ady)

    Admin :
    David Septian