Dinas Arsip dan Perpustakaan Gelar Lomba Bercerita Tingkat SD

  • 06 Maret 2018
  • Wan Rais
  • 284 Kali Dilihat
  • Dinas Arsip dan Perpustakaan Gelar Lomba Bercerita Tingkat SD

    Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Padang gelar lomba bercerita tingkat SD/MI se Kota Padang#

    Padang,--Bercerita  adalah menyalurkan kebutuhan imajinasi dan fantasi sehingga dapat memperluas wawasan dan cara berfikir anak. Ditinjau dari berbagai aspek, manfaatnya membantu pembentukan pribadi dan moral anak.  Dan cerita  efektif  pula mempengaruhi pola berfikir dan perilaku karena mereka senang mendengarkan,  walau dibacakan secara berulang-ulang. Demikian diungkapkan,  Staf Ahli Walikota Padang  H. Afrizal Khidir,SE.MM   pada pembukaan  lomba bercerita Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Se-Kota Padang, di Aula gedung  RRI Selasa (6/3). 

    Jadi, lomba bercerita untuk SD dan sederajat yang dilaksanakan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Padang, jelas banyak mamfaat, diantaranya pasti akan memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum dimilikinya. Hal ini sekaligus upaya untuk menumbuhkan minat baca para murid SD di kota tercinta ini. Apalagi kini, minat membaca para anak-anak semakin lama kian menurun, krisis baca yang dialami ini masih belum memperoleh perhatian yang cukup layak, oleh karena itu melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,  mencoba untuk membangkitkan minat baca pada anak anak melalui lomba bercerita, ucap Afriza Khaidir yang juga mantan Kadi Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang itu.

    Adanya lomba bercerita, bagi  anak-anak akan  termotivasi untuk membaca, disamping Pemerintah juga menyiapkan perpustakaan untuk membaca beragai buku-buku bacaan.  “Kita ada pustaka keliling yang siap melayani masyarakat dan anak-anak, dan di sekolah-sekolah untuk membaca buku,” tambah Afrizal.

    Hal senada  juga disampaikan S. Matron salah satu juri  Lomba Cerita tingkat SD/MI se- kota Padang, dewasa ini kebiasaan membaca memang  kurang. Artinya anak-anak memang banyak tidak hobi membaca buku. Penyebabnya bermacam-macam, namun yang menjadi penentu adalah latar belakang atau bagaimana kehidupan orang terdekat anak-anak tersebut. “Saat ini, kita susah mencari anak yang hobinya membaca. Kalau kita mau bercita-cita agar anak gemar membaca, maka harus ada contohnya” ucap S.Matron.

    Menurut   S. Matron,  fasilitas membaca di kota Padang sudah cukup, seperti perpustakaan daerah, taman bacaan, perpustakaan keliling.  Dan yang perlu ditingkatkan adalah, ada tauladan membaca. Duta membaca harus ada disetiap sekolah di Kota Padang.

    Sementara itu H.Zayadi,S.Sos.MM Kepala Bidang Perpustakaan mengatakan,  kegiatan lomba bercerita   menghadirkan 50 peserta dari SD/MI Se- Kota Padang. Berharap dengan adanya lomba ini ada wakil dari Kota Padang untuk tampil di tingkat Nasional. Sebab selama ini Wakil dari Kota Padang belum ada tampil lomba di tingkat Nasional. Untuk pemenang kami menyediakan hadiah berupa uang, piala dan piagam.#mcpadang/Irwandi Rais

    Admin :
    Wan Rais